alexametrics

Ratusan Siswa di Wonosobo Terima Bantuan Pendidikan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Ratusan siswa dari SD hingga SMA terima bantuan dari Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGN-OTA) Kabupaten Wonosobo. Total bantuan tersebut mencapai Rp 118 juta yang diberikan untuk 313 siswa sekolah.

“Pendidikan adalah urusan yang mendasar, oleh karena itu urusan pendidikan harus kita sengkuyung bersama sama,” terang Ketua umum LGN-OTA Kabupaten Wonosobo Maya Rosida pada penyerahan bantuan dana pendidikan kepada anak asuh di Kabupaten Wonosobo di pendopo Bupati, Senin (20/12).

Maya menjelaskan, bantuan ini merupakan hasil sumbangsih yang diberikan oleh berbagai pihak. Yang dikhususkan untuk penyelesaian pendidikan wajib 12 tahun bagi para siswa.

“Pendidikan tidak hanya menjadi urusan dan tugas pemerintah saja. Tetapi pendidikan juga menjadi tugas kita. Anak anak harus memperoleh hak dasarnya, yaitu hak untuk bersekolah,” terang wakil Bupati Wonosobo periode 2010-2015 itu.

Baca juga:  Sapu Lidi SMPN 2 Selomerto Masuk Top 33 KIPP Jateng

Tahun ini bantuan yang bisa diberikan untuk para siswa bersumber dari berbagai donatur. Di antaranya berasal dari panitia HKN tahun 2021, Baznas Wonosobo, Yayasan Calla Lilly Sejahtera, PDAM Wonosobo, dan donatur perorangan.

Ke-313 anak asuh yang menerima bantuan terdiri dari 146 anak SD/MI masing masing menerima Rp 300 ribu dengan total Rp 43,8 Juta. Sedangkan untuk 91 anak SMP/MTS masing masing menerima Rp 400 ribu dengan total Rp 36,4 juta. Dan 76 anak SMA/MA masing masing menerima Rp 500 ribu rupiah dengan total Rp 38 juta. “Jadi untuk total bantuan yang diberikan kepada 313 anak asuh sebesar Rp 118.200.000 juta rupiah,” ungkapnya.

Wakil Bupati Wonosobo Muhammad Albar pada kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih pada LGN OTA yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik dalam menggalang potensi serta sumber daya masyarakat. Apalagi tujuan utamanya untuk menunjang penuntasan wajib belajar, melalui pemberian beasiswa bagi anak asuh.

Baca juga:  Satu Ha Hasilkan 40 Ton Daun Bawang

“Ini memang masih menjadi pekerjaan rumah yang musti diselesaikan. Bagaimana agar semua anak di usia jenjang pendidikan dasar, menengah serta atas untuk mengenyam pendidikan yang layak, tuntas, dan berprestasi,” ungkap Wabup.

Terlebih, di tengah kenyataan saat ini dalam dunia pendidikan di Kabupaten Wonosobo masih cukup buruk. Angka rata-rata lama sekolah masih rendah dan anak putus sekolah masih cukup besar. (git/ton)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya