alexametrics

Lestarikan Filosofi dan Budaya Jawa

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Masyarakat Budaya Nasional Indonesia (Permadani) Kabupaten Wonosobo masa bakti 2021-2025 resmi dilantik pada Jumat (17/12) malam. Tak kurang dari 30 orang penggiat budaya masuk dalam kepengurusan baru tersebut.

Bupati Afif Nurhidayat yang turut hadir dalam proses pelantikan di Pendapa Kabupaten tersebut mengapresiasi masih terjaganya budaya Jawa, sehingga regenerasi di kepengurusan Permadani juga terus berkelanjutan. “Saya berharap kebudayaan jawa yang sarat dengan filosofi kehidupan akan terus dapat dijaga, diuri-uri agar menjadi warisan untuk generasi Kota ASRI di masa-masa mendatang,” tutur Afif.

Kiprah Permadani, diakui bupati, sudah terbukti banyak memberikan kontribusi bagi perjalanan Kabupaten Wonosobo, khususnya ketika momen Hari Jadi pada setiap 24 Juli. Jalinan kemitraan antara Pemerintah Kabupaten dan Permadani itu, diminta Afif agar senantiasa dijaga, mengingat ke depan pemerintah Kabupaten Wonosobo juga masih memiliki banyak acara yang akan melibatkan unsur kebudayaan Jawa.

Baca juga:  Bus Rem Blong di Turunan Dusun Jengkol, Empat Tewas

“Para pengurus baru DPD Permadani Kabupaten Wonosobo saya harapkan juga bisa meneladani falsafah gamelan, yang meskipun banyak jenisnya, ketika dibunyikan berbarengan dalam ritme teratur, mampu menghasilkan bunyi yang merdu,” lanjut Afif.

Menyambut arahan Bupati, Sukaryono selaku Ketua DPD Permadani Wonosobo Masa Bakti 2021-2025 mengaku siap untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten dalam rangka melestarikan budaya Jawa.

“Kami dalam kepengurusan DPD Permadani 2021-2025 senantiasa siap nyengkuyung pemerintah, khususnya dalam upaya melanjutkan estafet menjaga kebudayaan kita, budaya jawi yang sarat dengan filosofi kehidupan yang selaras dengan jiwa warga masyarakat Wonosobo,” ungkap Sukaryono.

Pun demikian dengan wejangan dari bupati untuk meyelaraskan gerak langkah para pengurus sesuai filosofi gamelan, Sukaryono mengakui hal itu tepat dan akan dilaksanakan. Setiap pengurus memiliki minat dan antusiasme yang berbeda terkait kebudayaan jawa, namun satu tujuan, yaitu terus melestarikannya hingga selama-lamanya. (git/ton)

Baca juga:  Jalin Sinergitas dengan Pemdes

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya