alexametrics

Soal Konten Video Lomba ADWI 2021, Banjarnegara Akhirnya Minta Maaf

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Proses klarifikasi konten video Lomba Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 di kanal YouTube Kemenparekraf, Desa Wisata Dieng Kulon Banjarnegara akhirnya digelar. Meski forum sempat memanas, akhirnya pihak terkait menyampaikan permintaan maaf pada masyarakat yang merasa dirugikan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Wonosobo, Agus Wibowo menjelaskan, pertemuan ini untuk meluruskan pada masalah yang terjadi dalam beberapa hari belakangan. Utamanya saat ada pencatutan sejumlah objek wisata yang masuk wilayah Wonosobo namun dimasukkan dalam konten video lomba Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 di kanal YouTube Kemenparekraf, Desa Wisata Dieng Kulon Banjarnegara.

Dalam video berdurasi 4 menit 32 detik yang diunggah 1 Desember 2021, Desa Wisata Dieng Kulon, Kabupaten Banjarnegara menyertakan sejumlah destinasi yang dianggap milik Wonosobo. Video ini digunakan tanpa meminta izin Disparbud Wonosobo.

Baca juga:  Rem Blong, Truk Bermuatan Tisu Aman Masuk ke Jalur Penyelamat

“Agar ini ada kejelasan, kita temukan saja kali ini ada dari Disparbud Wonosobo, Disparta Banjarnegara, Mas Alif selaku Tim Pandawa yang mengikuti lomba dan perwakilan masyarakat yang merasa dirugikan atas video tersebut,” terangnya setelah melakukan diskusi bersama di Taman Syailendra, Dieng Senin(13/12).

Dari pertemuan itu akhirnya perwakilan Desa Dieng Kulon meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. “Sudah ada permintaan maaf secara langsung dari mas Alif dan perwakilan Kemenparekraf yang membuat video tersebut. Dan pembuatan video ini dimaksudkan hanya sebagai promosi saja sebenarnya,” ungkapnya.

Kabid Destinasi Pariwisata Kabupaten Banjarnegara Yusep Handoko berharap, setelah hal ini selesai, bisa kembali bersatu untuk memajukan pariwisata yang ada di Dieng.”Ya terimakasih, kita sangat mendukung sekali atas apa yang dicanangkan Disparbud Wonosobo dengan membangun kebersamaan. Yaitu kebersamaan dalam membangun Dieng ini,” katanya.

Baca juga:  Tak Ingin Tradisi Hilang, Balon Udara Harus Ditambatkan

Sebelumnya, diketahui jika beberapa destinasi wisata viral termasuk Bukit Sikunir dengan view Sunrise, destinasi wisata Bukit Ratapan Angin, dan Tuk (Mata Air) Bima Lukar yang jelas masuk kawasan wisata Wonosobo dimasukkan dalam video wilayah Banjarnegara. Bahkan ada kuliner khas mi ongklok serta warisan budaya tak benda yang terdaftar Tari Topeng Lengger Wonosobo  dimasukkan dalam lomba tingkat nasional tersebut. (git/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya