alexametrics

DPMPTSP Kabupaten Wonosobo Siapkan Gerai Pelayanan Publik

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, WONOSOBO – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Wonosobo wacanakan gerai pelayanan publik. Gerai ini akan mendukung upaya sarana untuk mendukung upaya pelayanan yang lebih maksimal.

Sarana yang kelak akan dinamakan dengan Mal Pelayanan Publik (MPP) tersebut saat ini masih dalam pembahasan bersama sejumlah pihak terkait. Diawali dengan merealisasikan embrionya, yaitu gerai pelayanan publik. Kepastian perihal tersebut disampaikan Kepala DPMPTSP, Eko Suryantoro ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (30/11).

Didampingi Kepala Bidang Penanaman Modal Agung Arie Setyawan dan Kepala Bidang PTSP Tri Rachmawati Wahyuningsih, Eko mengaku baru saja mendapatkan pengalaman berharga dari muhibahnya selama 4 hari di Denpasar, Bali.

Baca juga:  Ketahuan, Uang Palsu Rp 1,5 Juta Dibakar

“Selama mengikuti Pameran Produk Unggulan Nasional (PPUN) di Denpasar pada 25-28 November, kami bertemu dengan perwakilan dari banyak daerah lain di Indonesia. Dan saling bertukar pengalaman,” tutur Eko.

Di Kabupaten Badung Bali pula, Eko mengaku diajak melihat secara langsung wujud MPP yang mampu mewadahi berbagai kebutuhan masyarakat terkait beragam jenis layanan. Mulai dari perizinan, pengaduan hingga promosi pariwisata dan usaha kecil.

“Di Kabupaten Wonosobo, karena pertimbangan sejumlah hal teknis dan nonteknis, kami berupaya memulai dengan membuka gerai pelayanan publik lebih dahulu, sebagai embrio MPP ini. Sekaligus sebagai pembelajaran sebelum benar-benar mendirikan layanan terpadu di mal pelayanan publik,” tutur Eko.

Kepala Bidang Perizinan Terpadu Satu Pintu, Tri Rachmawati Wahyuningsih mengakui sejauh ini proses perisinan telah diberikan banyak kemudahan dengan berbagai aplikasi yang senantiasa siap membantu.

Baca juga:  Tetap Semangat Berkontribusi Majukan Daerah

“Untuk perijinan sudah mengacu pada Peraturan Pemerintah tentang Omnibus Law, melalui Online Single Submission (OSS). Khususnya dalam hal usaha berbasis risiko,” tuturnya.

Dalam hal efisiensi dan efektifitas, DPMPTSP ditegaskan Yayuk juga sudah membebaskan beragam biaya kecuali untuk retribusi sewa reklame dan tempat kegiatan. (git/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya