alexametrics

Capaian Vaksin Terpenuhi 50 Persen

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, WONOSOBO – Target vaksinasi Kabupaten Wonosobo dinyatakan telah terpenuhi di 50,8 persen, Jumat (12/11). Dengan status ini Wonosobo tinggal menunggu penurunan status ke level dua.

“Alhamdulillah capaian vaksinasi sampai dengan Kamis 11 November kita sudah mencapai 50,29 persen,” terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo dr. M Riyatno setelah mengikuti upacara Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 57 di halaman Pendopo Kabupaten, Jumat (22/11).

Dengan terpenuhinya target itu menurut Riyatno Kabupaten Wonosobo sudah melewati target menuju level 2. Pihaknya tinggal menunggu penetapan leveling berdasar peraturan inmendagri berikutnya.
“Semoga Wonosobo segera turun ke Level 2. Dan dari data terakhir kasus aktif Covid-19 ada 7 pasien yang saat ini masih dirawat di RS,” terangnya.

Baca juga:  Informasi Akurat untuk Majukan Daerah

Menurutnya, Pemkab telah berikhtiar maksimal dalam penanganan dan pengendalian Covid-19 ini. Dari mulai dukungan untuk 3T, sosialisasi prokes, penegakan disiplin bahkan sampai dengan pengenaan sanksi bagi pelanggarnya. Bahkan menurutnya, pengalokasian anggaran yang besar untuk penanganan Covid-19 juga menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Upaya melepaskan diri dari pandemi terus dilakukan, kurang lebih satu setengah tahun segala upaya telah dikerjakan,” katanya.

Menurutnya usaha tersebut bisa dilihat dari Pemkab melakukan tracing, testing, treatment sampai di tahap vaksinasi. Dan dengan upaya itu sudah menunjukan hasil, masyarakat secara umum sudah membaik.

“Itu bisa dibuktikan dengan angka kematian kesakitan semakin menurun sehingga kualitas kesehatan sudah menunjukan pemulihan,” ungkapnya.

Baca juga:  Pengisian JPTP Tunggu Rekomendasi KASN

Namun meski begitu, Sekretaris Daerah (Sekda) One Andang Wardoyo secara tegas minta kepada seluruh masyarakat Wonosobo untuk tidak kendor dalam penerapan protokol kesehatan meski tren kasus mengalami penurunan. Pihaknya tetap mengimbau agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19.

“Jangan kendorkan pertahanan kita. Karena akan sangat menyedihkan jika perjuangan keras kita selama ini rusak akibat kelalaian sesaat akibat bosan dengan keadaan. Tetap terapkan protokol kesehatan secara baik dan benar di manapun kita berada,” tegas Andang saat bertindak sebagai instruktur dalam upacara tersebut.

Pasalnya situasi dan kondisi akhir-akhir ini yang cenderung tenang berpotensi mengendornya kewaspadaan masyarakat. Sementara virus dapat terus bermutasi berada di sekitar tanpa sadari.

Baca juga:  Wonosobo Bakal Gelar Pembelajaran Tatap Muka Sepekan Lagi

Aktivitas yang sudah dilakukan dengan budaya normal baru, sudah seharusnya membuat masyarakat memahami bahwa seluruh lapisan bisa menyesuaikan diri dengan situasi yang tidak menentu ini.

“Mari bersama-sama memulihkan kondisi negeri untuk bisa berdampingan dengan penyakit di sekitar kita. Jaga kesehatan diri jaga kesehatan keluarga jaga kesemalatan warga. Sehat negeriku pulih Indonesiaku,” pungkasnya. (git/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya