alexametrics

UMKM Wonosobo Belum Banyak yang Naik Level

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Dinas Perdagangan, Pasar, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) gelar ekspo bagi UMKM. Kepala Disperindagkop UMKM Kabupaten Wonosobo Bagyo Sarastono menjelaskan sampai tahun 2021 ini ada sekitar 60.000 UMKM yang tercatat di Disperindagkop UMKM. Namun dari jumlah tersebut tak sebanding dengan kenaikan level para pelaku UMKM.

“Kita masih belum punya data validnya. Tapi saya memperkirakan dari masing-masing pelaku hitungannya masih sangat kecil. Kira-kira masih 0,1 persen,” terangnya di sela ekspo dan peningkatan kualitas UMKM di Hotel Kresna, Senin (8/11).

Kesulitan para pelaku UMKM ini ditengarai karena kalah bersaing dalam kualitas untuk masuk pasar nasional maupun internasional. Terlebih bagi para pelaku UMKM masih kesulitan dalam mengurus izin yang harus diselesaikan.”Kita mendorong agar seluruh stake holder bisa bersinergi. Makanya kita datangkan lima buyer ini untuk mau ikut mempromosikan,” ujarnya.

Baca juga:  Beri Dukungan sekaligus Serap Masalah PKL

Pihaknya akan siap mendampingi UMKM yang masih belum naik kelas. Dengan melakukan peningkatan kualitas hasil produksi, olahan hingga sampai ke proses perizinan yang harus dilalui. “Karena dari 40 sampel UMKM yang ada ini sudah cukup bervariasi. Kita ingin jika jumlah ini bisa terus bertambah,” lanjutnya.

Sementara itu, ekspo  peningkatan level ini dianggap Komisi B DPRD Kabupaten Wonosobo sebagai harapan semu. “Bagaimana akan meningkatkan level, data berapa jumlah UMKM yang masuk setiap kategori itu saja Disperindag tidak memiliki,” terang Sekretaris Komisi B Ika Sulistya.

Dia mempertanyakan pendampingan terhadap UMKM. Pihaknya menyebut peran pendampingan tak banyak disentuh oleh Disperindagkop UMKM hingga saat ini. (git/lis)

Baca juga:  52 Pelanggar Prokes Sidang di Tempat

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya