alexametrics

Manfaatkan Ban untuk Senderan Tebing

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Meski anggaran terbatas, tak mengurangi kreativitas warga untuk membangun desa. Lewat Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap III di Desa Tumenggungan, Kecamatan Selomerto berhasil menyender tebing hanya bermodalkan ban bekas.

Kepala Desa Tumenggungan dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) setempat menyepakati pemanfaatan ban bekas untuk material penyangga (senderan) irigasi di salah satu ruas sasaran TMMD.

“Senderan ini tidak masuk dalam rencana anggaran biaya (RAB) TMMD karena keterbatasan dana. Namun mengingat ruas jalan ini juga merupakan penyangga saluran irigasi penting bagi para petani, maka harus diselesaikan,” terang Mudakir, kades Tumenggungan saat ditemui di sela kegiatan kerja bakti, Senin (11/10/2021).

Baca juga:  Pukuli Warga dengan Besi, Residivis Diringkus

Pertimbangan pemanfaatan ban bekas mobil tersebut, menurut Mudakir merupakan kesepakatan dengan TNI demi tuntasnya program kerja tanpa harus menambah anggaran. Pihaknya memnfaatkan ban bekas itu sepanjang 10 meter dengan perkiraan tinggi senderan satu meter.

Sebelum diputuskan menggunakan ban bekas, pihaknya sempat mempertimbangkan sejumlah material lain. Seperti bronjong karung diisi pasir atau tanah. Namun dengan asumsi penggunaan ban bekas akan lebih bertahan lama dan relatif lebih kuat. Akhirnya memilih alternatif limbah otomotif itu.

“Dengan ban bekas berarti kita juga mengurangi potensi limbah yang dapat mencemari lingkungan. Pengerjaan jauh lebih mudah karena tinggal meletakkan ban-ban itu dan menyusunnya secara rapi,” lanjut Mudakir. Ia juga mengaku tak perlu mengeluarkan dana untuk pengadaan ban bekas karena tinggal minta ke bengkel terdekat.

Baca juga:  Pengiriman Kentang ke Luar Daerah Terhambat PPKM

Sementara itu Babinsa Tumenggungan Serda Ali Purnomo membenarkan keputusan tersebut diambil untuk menyiasati keterbatasan sumber daya keuangan di masa akhir TMMD. “Dipilihnya ban bekas ini, sekaligus dapat menginspirasi warga tidak lekas menyerah menghadapi kendala-kendala dalam upaya memajukan desa,” terangnya. (git/lis)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya