alexametrics

Target Tiap Desa di Wonosobo Miliki Relawan Bencana

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Memasuki musim penghujan, seluruh relawan dikumpulkan untuk tingkatkan kewaspadaan. Sebab di musim peralihan seperti ini, BPBD memprediksi sering terjadi bencana.

“Oleh karena itu kita perlu melakukan koordinasi dengan menyusun berbagai langkah agar saat terjadi kita selalu siap,” ungkap Kepala BPBD Bambang Triyono saat memberikan sambutan dalam agenda koordinasi siaga bencana di halaman BPBD Wonosobo, Selasa (21/9/2021).

Ia menegaskan pengumpulan seluruh  relawan sebagai langkah antisipatif yang dilakukan oleh BPBD. Mengingat dalam beberapa pekan terakhir kejadian tanah longsor, angin ribut dan kebakaran terus terjadi bersusulan.

Menurutnya, para relawan yang bertugas harus selalu siap dalam 24 jam penanganan bencana. Tanpa harus menunggu instruksi dari atasan terlebih dahulu. Sebab kecepatan dan keaktifan dalam merespons bencana ini yang paling utama.

Baca juga:  Penutupan Jalan Pasar Induk Tuai Pro Kontra

Ke depan pihaknya akan mulai menyiapkan relawan yang andal dengan membuka dan menyelenggarakan berbagai pelatihan. Dengan menargetkan jika di tahun 2022 di setiap desa sudah miliki relawan.

Bupati Afif Nurhidayat mengapresiasi para relawan yang bekerja tanpa pamrih. Tidak pernah berpikir tentang materi dan menganggap sebagai kerja sosial, kerja kemanusiaan dalam menolong sesama.

Menurut bupati selama ini organisasi relawan di Wonosobo masih berdiri sendiri. “Seperti anak kehilangan induknya,” katanya. Oleh karena itu ia mengatakan induk dari organisasi relawan di tingkat kabupaten adalah BPBD.

“Para relawan boleh memakai baju lebih dari satu. Artinya boleh masuk organisasi relawan lebih dari satu, tapi orangtua kalian semua adalah BPBD untuk tingkat daerah,” ujarnya. (git/lis)

Baca juga:  Pakai APD Terasa Panas, Prosesnya Harus Cepat

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya