alexametrics

Kipin Dukung Belajar Siswa

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Wonosobo meluncurkan Kios Pintar (kipin) School 4.0. Seluruh siswa dapat menggunakan perangkat ini dengan mengunduh aplikasi dan bisa memilih bacaan dan pembelajaran yang disukai.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Wonosobo  Musofa menjelaskan aplikasi Kipin School 4.0 berisi materi pelajaran lengkap sesuai Kurikulum Pendidikan 2013, dengan data terus diupdate setiap bulan.

Dalam aplikasi tersebut terdapat sedikitnya 2500 buku sekolah terbitan Kemdikbud, 1500 video pendidikan. Juga 25.000 soal try out dan 200 lebih komik literasi untuk SD, SMP, SMA & SMK.

“Kemudahan lain dengan aplikasi ini siswa dan guru akan mendapatkan data-data terbaru secara cuma-cuma,” tandas Musofa.

Baca juga:  Halangi Jarak Pandang, Median Jalan di Pertigaan Kertek Dibongkar

Tidak hanya itu, ia juga menyebut Kipin School 4.0 telah difasilitasi dengan fitur download and go. Berisi konten data yang sudah diunduh dapat digunakan tanpa perlu jaringan internet lagi.

“Dengan Kipin School 4.0 diharapkan sekolah dapat menerapkan metode pembelajaran terbaru. Belajar bukan sekadar berhubungan dengan membaca buku. Namun juga dikuatkan dengan audio visual, latihan soal serta bacaan literasi yang dapat membantu menstimulasi penyerapan materi pelajaran lebih maksimal pada era digital,” bebernya.

Bupati Afif Nurhidayat menyambut baik inovasi yang dilakukan kolaborasi LPTP Wonosobo Project dan LPTP Solo itu. Menurutnya aplikasi perangkat ini dapat mendukung kegiatan belajar siswa mulai dari tingkat SD hingga SMA.

Baca juga:  Pelayanan Publik Masih Buruk, Afif: Perlu Inovasi, Terobosan dan Perbaikan

“Saya menilai jika aplikasi ini akan sangat membantu para pelajar. Khususnya dalam mendukung sistem pembelajaran selama masa pandemi Covid-19 seperti ini,” terangnya setelah meresmikan perangkat yang diberi nama Kipin School 4.0 itu di Arpusda, kemarin (14/9/2021).

Bupati mendorong agar pemanfaatan aplikasi tidak sebatas sebagai fasilitasi pengunjung, tetapi juga disosialisasikan agar mereka mengunduhnya. Sehingga bisa dipergunakan di rumah maupun sekolah. Terlebih aplikasi ini dapat diunduh di google playstore. Sehingga bisa digunakan bersama secara luas oleh para pengunjung perpustakaan.

“Para guru pun selayaknya menguasai alat canggih ini karena di dalamnya telah tersedia beragam materi pelajaran,” ungkapnya. (git/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya