alexametrics

Tebing Longsor, Saluran Irigasi Putus

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Diduga tak kuat menahan hujan deras, tebing setinggi 250 meter longsor. Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya saja longsor menyebabkan tertutupnya saluran irigasi hingga 50 meter.

Kepala BPBD Kabupaten Wonosobo Bambang Triyono menjelaskan tanah longsor terjadi di area persawahan yang masuk Dusun Buaran, Desa Gunturmadu, Mojotengah Senin (7/9/2021) pukul 19.00. Longsor yang terjadi itu tepat setelah hujan deras.

“Tebing setinggi kurang lebih 250 meter dan panjang 50 meter longsor di area persawahan milik warga,” terangnya kemarin (9/9/2021).

Diketahui longsor tersebut mengakibatkan terputusnya saluran irigasi Preng dengan lebar 3 x 180cm, tinggi 100cm dan panjang 24 meter.  Irigasi Preng itu biasa digunakan warga untuk mengaliri lahan seluas 5 hektare. “Akibatnya sawah dan kolam ikan milik warga tak teraliri air karena terputus sejak beberapa hari yang lalu,” ujarnya.

Baca juga:  Pipa Irigasi Tertimbun, DPUPR Kerahkan Alat Berat

Saat mengetahui informasi itu, pihaknya bersama kepala DPUPR menugaskan jajarannya untuk langsung melakukan cek lokasi, observasi lapangan dan mengambil tindakan penanganan segera. Namun lantaran kondisi tanah yang masih labil, pihaknya lebih memilih untuk menunda perbaikan.

“Kita khawatir jika langsung dibersihkan materialnya akan ada longsor susulan. Sehingga kita memutusakan hari ini (kemarin, Red) baru dibersihkan material longsor,” terangnya.

Kepala Dinas PUPR Nurudin Ardiyanto  menyampaikan penanganan saluran irigasi yang terputus harus segera diperbaiki secara efektif dan efisien.  Sehingga lahan di bawahnya bisa segera teraliri air.

“Kamis (9/9/2021) ini kita  mendatangkan pipa 12 inchi sebanyak 14 buah untuk menyambung aliran air di irigasi yang terputus sepanjang 24 meter,” ungkapnya singkat.

Baca juga:  Polres Wonosobo Beri Pemahaman Hukum pada Siswa

Kegiatan dilakukan secara gotong-royong antara waga Desa Gunturmadu, Bidang SDA DPUPR, BPBD, Polsek Mojotengah, Koramil Mojotengah dan Kecamatan Mojotengah.

Menurut Adin, prioritas utama adalah kembali mengalirnya saluran irigasi  sehingga lahan segera teraliri. Sehingga kerugian masyarakat yang terdampak bisa diminimalkan.

Sementara itu, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat yang datang ke lokasi  mengapresiasi kerja bakti warga Desa Gunturmadu, Kecamatan Mojotengah untuk mengatasi tanah longsor.  (git/lis)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya