alexametrics

Permudah Layanan, Pemkab Wonosobo Terapkan Pembayaran Nontunai

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Pemkab Wonosobo mulai menerapkan sistem transaksi pembayaran nontunai.

“Di masa pandemi ini kita dituntut untuk melakukan berbagai perubahan. Begitu halnya pemerintah. Salah satunya palayanan publik dengan sistem nontunai, sebagai wujud transparansi pengelolaan keuangan daerah,” terang Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat usai meresmikan pelayanan tersebut dikantor Disperkimhub, kemarin (8/9/2021).

Bupati mengatakan, secara bertahap semua aktifitas pelayanan akan dilakukan menggunakan teknologi yang meminimalisasi sentuhan langsung antarmanusia.

Dengan cara tersebut akan mempermudah dan mempercepat proses pelayanan yang dilakukan pada pengujian kendaraan bermotor dan diyakini dapat mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).

Serta akan meningkatkkan kesadaran dan kepatuhan warga masyarakat Kabupaten Wonosobo untuk melaksanakan uji kelaikan kendaraan bermotor secara rutin dan berkala.

Baca juga:  Wonosobo Level 3, PTM Diteruskan

Sementara Kepala Dinas Perkimhub Bagiyo Sarastono mengungkapkan  bagi pelanggan kendaraan bermotor wajib uji (KBWU) yang sudah melakukan uji, pembayarannya bisa melalui e-money atau langsung kepada petugas perbankan yang sudah di sediakan di tempat pelayanan.

“Dulu transaksi tunai dengan membayar langsung ke  kasir, namun dengan nontunai ini pelanggan KBWU bayarnya lewat e-money atau langsung kepada petugas perbankan yang sudah disiapkan di tempat pelayanan. Namum jika belum punya e-money, masih bisa tunai tapi tidak kepada petugas kami. Namun kepada petugas perbankan, di pelayanan Bank Jateng. Langsung disetor ke kas daerah,” ungkapnya.

berdasarkan penyelenggaraan layanan pengujian kendaraan Kabupaten Wonosobo terakreditasi A.

Bagyo mengatakan berdasarkan penyelenggaraan layanan pengujian kendaraan Kabupaten Wonosobo terakreditasi A. “Per 3 September 2021 kita telah mendapatkan anugerah itu dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Jelas ini akan memacu peningkatan pelayan  yang lebih responsif, berdaya saing. Lebih cepat dan meningkatkan kualitas, sehingga memberikan keselamatan pada pengguna transportasi jalan,” ungkapnya. (git/lis)

Baca juga:  Pakai Sabu untuk Doping, Warga Kejajar Diringkus

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya