alexametrics

Pedagang Pasar Pagi Kertek Minta Segera Direlokasi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Perwakilan pedagang Pasar Pagi Kertek mendatangi kantor bupati, kemarin (7/9/2021). Mereka meminta bupati untuk segera turunkan kebijakan relokasi pedagang ke lokasi baru di Desa Karangluhur Kertek, Wonosobo. Hasilnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) pastikan relokasi segera dilakukan.

“Kita meminta perpindahan itu setelah lama kita menunggu kepastian dari pemerintah soal relokasi yang telah dijanjikan,” terang Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Kertek Wahid Miftahudin saat audiensi di Pendopo Kabupaten, kemarin (7/9/2021).

Ia memastikan saat ini seluruh pedagang pasar pagi bersedia untuk boyongan ke tempat yang baru. Karena tempatnya cukup strategis, lebih luas dan sangat aman bagi para pedagang dari ancaman korban kecelakaan kendaraan rem blong.

Baca juga:  Kesadaran PPKM Tinggi, Dusun Kyuni Jadi Percontohan

“Di lokasi baru, ada sekitar 700 lapak pedagang yang disiapkan. Jadi semua pedagang pasar pagi yang hanya berjumlah 600 bisa tertampung. Saat ini masih dalam tahap sosialisasi ke pedagang dan persiapan lokasi baru. Insyaallah, 3 bulan ke depan tempat baru sudah bisa ditempati,” tegasnya.

Hadir dalam audiensi tersebut, Plt Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kristiyanto, Kepala Dinas PUPR Nurudin Ardiyanto, Kabag Perekonomian Setda Siti Nuryanah, Camat Kertek Singgih Kuncoro, Lurah Kertek Ani Budiyati dan Kepala Desa Karangluhur Sucipto.

Sejumlah perwakilan pedagang yang hadir adalah Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Kertek M Ridwan, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Kertek Wahid Miftahudin, Wakil Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Kertek Saefur Rohman.

Baca juga:  Tambah Alat Deteksi Kebencanaan

Bupati Afif Nurhidayat dan Wakil Bupati Muhammad Albar sangat mendukung kepindahan pedagang Pasar Pagi Kertek ke lokasi baru. Karena lokasi yang ada saat ini merupakan tempat yang rawan terjadi kecelakaan kendaraan rem blong dari arah Reco-Kledung

“Karena saat ini lokasi Pasar Pagi Kertek merupakan titik kemacetan dan bukan tempat untuk berjualan. Karena awalnya siapkan untuk terminal angkot maupun lokasi parkir bagi pengunjung Pasar Kertek,” ujarnya.

Wakil Bupati Muhammad Albar mengatakan Pasar Kertek merupakan jantung ekonomi bagi warga sekitarnya. Karena itu, keberadaan pasar terbesar kedua setelah Pasar Induk Wonosobo itu, perlu segera ditata dan dibenahi. Apalagi perputaran uang di Pasar Kertek per hari bisa mencapai Rp 3 miliar lebih.

Baca juga:  Segera Bentuk Relawan Tanggap Bencana

“Ketika sudah ditata dan dibenahi, kondisi pasar akan rapi, indah, aman dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung. Relokasi pedagang pasar pagi Kertek merupakan langkah yang baik untuk menata Pasar Kertek selanjutnya,” tandasnya. (git/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya