alexametrics

Pedagang Kecil Digembleng Wawasan Kebangsaan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Pengurus Komunitas Pedagang Kecil (Kompak) Wonosobo mengikuti pelatihan, Selasa (31/8/2021). Hal itu dilakukan untuk memberikan stimulus pada anggota sebelum membentuk kepengurusan tingkat kecamatan.

Kegiatan tersebut diikuti 40 pengurus Kompak dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Mereka selama ini biasa berjualan keliling dan di arena Pasar Wisata Minggu di Jl Soekarno-Hatta Wonosobo.

Koordinator Kompak Wonosobo Saad Priyono mengatakan upgrading dan reorientasi wawasan kebangsaan ini digelar karena pedagang kecil termasuk kelompok masyarakat yang rentan terhadap kondisi ekonomi dan wawasan kebangsaannya.

“Di masa penerapan PPKM Covid-19 ini, pedagang kecil paling terkena dampaknya karena ada pembatasan kegiatan masyarakat. Jiwa nasionalis dan kebangsaan juga perlu dipupuk agar tidak terpapar paham radikalisme,” tegasnya saat menggelar acara di rumah makan Harmoni Wonosobo.

Baca juga:  Vaksinator Dibekali Teknik Menenangkan

Pembina Kompak Idham Cholid menandaskan acara tersebut sebenarnya merupakan gagasan lama yang baru terlaksana saat ini. Pedagang kecil berserikat, berkumpul dan bersatu itu sangat baik sekali dan perlu didukung semua pihak.

Wakil Bupati Muhammad Albar sangat mengapresiasi Kompak yang menggelar acara tersebut. Acara seperti ini, sebutnya, belum ada di daerah lain kecuali di Wonosobo. Pedagang kecil bersatu, diupgrade wawasan bisnis dan kebangsaannya.

“Orang bisnis itu ada yang naluriah. Ada yang karena punya modal besar. Ada pula yang karena dibentuk jadi pebisnis handal. Di Kompak itu, bisnis karena unsur naluriah karena tidak punya modal besar,” ujar politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Baca juga:  Bupati Afif Janji Hindari Jual Beli Jabatan

Melalui upgrading ini, Albar berharap, akan bisa membentuk pebisnis yang handal di masa depan. Jadi dari pedagang kecil menjadi pedagang besar. Tidak saja menguasai pasar di daerah sendiri tapi bisa go publik di kancah nasional bahkan internasional.

Ketua Komisi A DPRD Wonosobo Suwondo Yudhistiro yang mengisi acara mengatakan orang besar itu berbicara soal gagasan, orang biasa bicara tentang peristiwa dan orang kecil bebicara perihal orang lain.

“Meski namanya pedagang kecil, tidak boleh berkecil hati. Jika berbicara dan berpikir soal gagasan masa depan, itu namanya bukan pedagang kecil tapi pedagang besar. Dari pedagang kecil jika punya gagasan brilian bisa jadi pedagang besar,” lontarnya.

Baca juga:  Terkendala Angin Kencang, Sejumlah Balon Udara Gagal Terbang

Pihaknya mengajak Kompak selalu berpikir positif dan optimistis. Pola pikir positif dan sikap optimistis dapat menjadi energi yang baik untuk diri sendiri maupun lingkungan sekitar. (git/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya