alexametrics

Siapkan Lahan, Tambah Jalur Penyelamat

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Seringnya kecelakaan yang terjadi di jalur maut Kertek membuat Bupati Afif Nurhidayat prihatin. Sejumlah langkah telah dilakukan untuk mengatasinya, namun tetap saja terjadi kecelakaan.

Hal tersebut disampaikan saat sidak ke lokasi kecelakaan truk di Kertek yang terjadi Sabtu (21/8/2021) dini hari. Bupati mengatakan beberapa waktu lalu telah dilakukan upaya pembenahan pengamanan di jalur maut tersebut. Dengan memasang berbagai banner keselamatan, perbaikan jembatan penyelamat serta penambahan pita kejut di lokasi yang sering terjadi kecelakaan.

“Namun faktanya itu belum bisa menurunkan kecelakaan. Maka memang ini diperlukan ikhtiar kita bersama untuk mengudari masalah ini,” terangnya.

Saat ini pihaknya juga terus mendorong pemerintah pusat segera mengupayakan percepatan pembangunan jalan lingkar Kertek, ruas Keseneng-Candiyasan. Ini sebagai solusi mengurangi kerawanan jalan nasional Kertek-Kledung. Dengan jalan tersebut bisa menjadi alternatif warga saat akan melintas di sekitar Kertek tersebut.

Baca juga:  Galian C Ilegal Marak, Perda RTRW Mendesak Dikeluarkan

“Pemkab Wonosobo tahun ini sudah selesai menyiapkan lahan untuk jalan dan sedang mengupayakan penyediaan lahan baru untuk penambahan jalur penyelamat dan rest area,” tuturnya.

Hal tersebut, sambung dia, sejalan dengan rekomendasi Komisi Nasional Keamanan Transportasi (KNKT). Pembangunan jalan baru, rest area dan jalur penyelamat diharapkan bisa mengurangi kepadatan lalu lintas dan kecelakaan di jalur Kledung-Kertek.

Sebelumnya, terjadi tabrakan dua truk di jalur Gondang Kertek Wonosobo, Sabtu (21/8) dini hari, pukul 03.30. Kecelakaan melibatkan truk bernopol H 1784 FZ dan truk boks H 8239 AG. Beruntung kecelakaan itu tidak merenggut korban jiwa. Para pengemudi hanya mengalami luka ringan di bagian kepala, kaki tangan. Keempat korban sempat dirawat di RS PKU Muhammadiyah Kertek.

Baca juga:  Waduk Wadaslintang Dibuka, Alat Pancing Sitaan Dikembalikan

Kasatlantas Polres Wonosobo AKP Sugito menjelaskam kejadian tersebut bermula saat truk H 1784 FZ yang dikendarai Maskur, 53, warga Semarang mengangkut kaca melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Parakan, Temanggung. Hingga akhirnya kendaraan tak bisa dikendalikan dan berjalan terlalu ke kanan di jalur menurun.  (git/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya