alexametrics

193 Bidang Tanah Milik Warga Desa Menjer Tak Diganti Rugi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Setidaknya ada 193 bidang tanah milik warga Desa Menjer, Kecamatan Garung yang digunakan untuk pelebaran jalan Rakai Panangkaran. Namun dari keseluruhan bidang tanah tersebut tak ada satupun yang diganti rugi.

Kepala Desa Menjer Slamet Raharjo mengatakan seluruh masyarakat telah mengikhlaskan tanahnya. Saat ini telah digunakan untuk pelebaran Jalan Rakai Panangkaran sepanjang 1,1 km.

Alhamdulillah warga bisa mengerti dan memahami maksud pemerintah untuk melakukan pembangunan di jalan tersebut,” terangnya.

Lebih lanjut dijelaskan selama ini jalan tersebut cukup sempit bila dilintasi kendaraan. Sehingga pelebaran jalan perlu dilakukan untuk menunjang aktifitas warga.

“Maka saat ada informasi akan adanya pelebaran jalan pada tahun 2017 lalu, kita langsung sosialisasi door to door ke warga,” ungkapnya.

Baca juga:  100 Kilometer Jalan di Kendal Masih Rusak

Proses sosialisasi dalam empat tahun itu berhasil. Meski ada warga yang awalnya sempat menolak jika tanpa ganti rugi pun akhirnya bisa memahami. Sehingga proses pembangunan bisa berjalan saat ini.

“Jelas untuk memahamkan mereka itu tidak mudah. Namun atas kesadaran bersama warga di Menjer ini mereka akhirnya menerima,” ucapnya.

Selain 193 bidang tanah, sedikitnya ada 40 rumah milik warga yang terdampak pelebaran. Pun menurutnya mereka tak menuntut banyak pada pemerintah kabupaten. “Mereka hanya minta diganti sewajarnya untuk kembali membeli material lagi,” lanjutnya.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menyampaikan terima kasih pada warga yang merelakan tanah dan rumahnya terkena dampak pembangunan dan pelebaran jalan. Warga setempat dinilai punya kesadaran tinggi terhadap kepentingan umum.

Baca juga:  Depresi karena Sakit, Pilih Gantung Diri

“Kalau situasi sudah memungkinkan karena pandemi global Covid-19 sudah berakhir dan pembangunan jalan sudah selesai, bisa digelar acara tasyakuran. Saya dan Pak Wakil Bupati M Albar siap datang,” ujarnya.

Diketahui proyek pelebaran Jalan Rakai Panangkaran ini merupakan jalur alternatif menuju Dieng yang melewati Desa Menjer dan Desa Mlandi.

Anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 10 miliar. Dibagi dalam tiga ruas. Dengan panjang pelebaran mencapai 1,1 km dan lebar jalan yang bakal dibangun 8 meter. (git/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya