alexametrics

Tari Topeng Tetap Digelar secara Virtual

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Pementasan tari topeng digelar secara virtual meski di tengah pandemi Covid 19. Hal ini dilakukan untuk ikut merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-196 Wonosobo.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebidayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo Agus Wibowo menjelaskan, sejumlah perayaan tetap dilaksanakan di moment HUT Wonosobo. Meskipun sebagian besar dari acara tersebut digelar secara virtual. “Karena memang ini sudah menjadi bagian dari masyarakat. Momentum HUT ini telah melebur menjadi bagian dari masyarakat itu sendiri,” terangnya Minggu (26/7/2021).

Perayaan tersebut sebenarnya berangkat dari masyarakat. Sebab Disparbud memang tidak menyelenggarakan kegiatan di momentum HUT Wonosobo.

Tari topeng ini dilakukan secara sederhana. Berlangsung selama tiga jam ini digelar secara virtual. Dengan menggandeng sejumlah seniman lokal Wonosobo. “Ada beberapa seniman yang memang fokus di tari yang ikut serta dalam gelaran tersebut. Tentu ini patut kita apresiasi karena di tengah kesulitan beraktivitas seperti ini tetap muncul ide-ide kreatif dari masyarakat itu sendiri,” ungkapnya.

Baca juga:  Serap Aspirasi Lewat Pramusrenbang

Terlebih, tari topeng diklaim sudah menjadi warisan budaya tak benda milik Kabupaten Wonosobo. Sehingga dengan gelaran semacam ini bisa melestarikan seluruh tradisi yang telah berjalan berpuluh-puluh tahun yang lalu.

Biasanya sebelum ada pandemi, setiap tahun, gelaran tari topeng menjadi salah satu ciri khas saat momentum perayaan HUT Wonosobo. Bahkan pada 2018 mencatatkan rekor pentas dengan melibatkan 10.000 penari.

“Kita berharap jika tari ini bisa menjadi ikon khusus yang menyerap dari tradisi lokal di Wonosobo,” jelasnya. (git/ton)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya