alexametrics

Hormat untuk Nakes, Polri, TNI dan Satgas Covid

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Acara peringatan HUT ke-196 Kabupaten Wonosobo digelar secara terbatas dan virtual di Pendopo Bupati Sabtu (24/7/2021). Hanya dihadiri oleh unsur Forkompimda. Acara yang mengusung tema “Sesarengan Mbangun Wonosobo ini dimulai pukul 09.00. Dimulai dengan serah terima panji kepada Forkompimda serta pidato oleh Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat.

Dalam pidato singkatnya, Afif meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Wonosobo, karena dalam pelaksanaan HUT belum bisa diadakan secara meriah. Mengingat masih dalam keadaan pandemi Covid-19. “Ing wedal meniko kulo ugi ngaturaken agungeng panuwon lan pangurmatan kagem poro tenogo medis, kepolisian, TNI, Satgas Covid-19,” ujar Afif dalam bahasa Jawa. Ia pun mengajak masyarakat untuk mematuhi aturan dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam penanganan Covid-19.

Baca juga:  Posting Dukungan Koko, ASN Disdukcapil Ditegur

Sabtu (24/7/2021) siang, tim Jawa Pos Radar Semarang yang dipimpin oleh General Manager Iskandar, Pemimpin Redaksi Arif Riyanto dan Kabiro Kedu Listiyorini Retno Wibowo bertandang ke pendopo bupati Wonosobo. Diterima secara khusus oleh Bupati Afif Nurhidayat dan istri.

Prosesi Hastungkoro dan Birat Sengkala yang berlangsung Jumat (23/7/2021) malam. (Istimewa)

Iskandar mengucapkan selamat ulang tahun ke-196 Kabupaten Wonosobo kepada Afif. Ia juga mengatakan bahwa masalah Covid-1, merupakan masalah yang kompleks. “Saya yakin apa yang sudah dilakukan bupati dan jajarannya sudah maksimal dalam mengendalikan pandemi Covid-19. Tapi kondisinya memang sedang seperti ini,” katanya.

Iskandar pun berharap di bawah kepemimpinan Afif Nurhidayat, Wonosobo semakin maju. Acara kunjungan tersebut pun ditutup dengan penyerahan karangan bunga segar kepada Afif Nurhidayat.

Baca juga:  Sertifikat Uji Nutrisi, Genjot Daya Saing IKM

Sebelumnya pada Jumat (23/7/2021) malam di Pendopo Kabupaten digelar prosesi Hastungkara serta Birat Sengkala. Dua tradisi tersebut menjadi penanda bagi dimulainya seluruh prosesi perayaan HUT Wonosobo.

Afif mengungkapkan, Hastungkara bermakna memanjatkan doa. Dikandung maksud agar Kabupaten Wonosobo beserta masyarakatnya mendapatkan keberkahan. Sehingga ke depan bisa lebih maju dan sejahtera.

Sedangkan Birat sengkala merupakan rangkaian doa yang digelar secara budaya oleh sesepuh adat dan penghayat kepercayaan. Dalam hal ini hanya diwakili lima orang dari Majelis Luhur Kepercayaan Tuhan Indonesia (MLKI) Kabupaten Wonosobo. Birat Sengkala yang dipimpin Wakil Bupati Muhammad Albar bermakna mengusir sengkala atau menyingkirkan segala bentuk kesialan/keburukan/ malapetaka/rintangan, agar kedepan Kabupaten Wonosobo lebih tenteram, makmur dan sejahtera. (man/git/ton)

Baca juga:  Sejumlah Ruangan di Mapolres Demak Terbakar, Tiga Mobil Pemadam Dikerahkan

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya