alexametrics

Pengiriman Kentang ke Luar Daerah Terhambat PPKM

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo –  Pedagang di pasar kentang Binangun, Kertek, Wonosobo mengaku distribusi terhambat sejak adanya PPKM darurat.  Pengiriman kentang ke luar kota terhambat. Mereka hanya bisa menjual ke pembeli lokal. Di samping itu, harga kentang juga mengalami penurunan.

“Sekarang tidak lagi bisa mengirim kentang ke luar kota. Karena PPKM darurat. Penjualan pun menjadi menurun,” ujar Mainem, salah satu pedagang. Ia menjelaskan sebelum ada PPKM darurat biasanya mengirim kentang ke Jawa Timur serta wilayah sekitar Wonosobo. Dulu dalam seminggu bisa menjual 6 ton sampai 7 ton kentang. Sedangkan saat ini hanya bisa menjual 5 kuintal.

“Harganya saat ini hanya Rp 8 ribu per kilo. Kalau sebelumnya Rp 10 ribu per kilo,” katanya. Hal senada juga disampaikan oleh Sumanto pedagang kentang lainnya. Pengiriman kentang ke Jawa Timur terkendala PPKM. Di samping itu jarang ada pembeli dari luar kota yang datang ke pasar kentang Binangun.

Baca juga:  Masyarakat Bojasari Tuntut Kades Mundur

“Sekarang hanya jual ke pembeli Wonosobo saja. Sementara tidak lagi menjual ke Jawa Timur karena terkendala PPKM darurat,” tandasnya. Dalam sehari ia hanya bisa menjual 5 kuintal. Padahal sebelumnya dalam sehari menjual 3 ton sampai 4 ton. (man/lis) 

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya