alexametrics

Percepat Sertikat Tanah Wakaf

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Persoalan tanah wakaf yang belum bersertifikat di Kabupaten Wonosobo cukup besar. Oleh karena itu kantor Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melakukan percepatan penyelesaian tanah wakaf tersebut. Hasilnya, dalam beberapa bulan telah berhasil selesaikan 900 sertifikat tanah wakaf.

“Sebelumnya, sulit sekali untuk menyelesaikan proses tanah wakaf ini. Karena banyak faktor memang,” terang Kepala ART/BPN Kabupaten Wonosobo  Budiyono saat dikonfirmasi kemarin (6/7/2021).

Dia menjelaskan persoalan tanah wakaf di Kabupaten Wonosobo sebelumnya belum tergarap maksimal. Hingga akhirnya muncul terobosan dari pihak ART/BPN untuk mengomunikasikan pada pengurus pondok dan masjid di Wonosobo.

“Kita kumpulkan, kita beri pemahaman agara mereka bisa segera mengurus proses tersebut. Sehingga ke depan harapannya sudah tidak ada lagi konflik yang timbul dari persoalan tanah wakaf ini,” ungkapnya.

Baca juga:  Kabel Listrik Putus Kagetkan Pengendara yang Melintas di Jalan Pahlawan Wonosobo

Pasalnya, jumlah tanah wakaf yang belum tersertifikat di Kabupaten Wonosobo sendiri jumlahnya termasuk besar. Pihak ATR/BPN menaksir ada sekitar 2.300 tanah wakaf yang belum tersertifikat.

“Dari ribuan tanah itu, yang diajukan kepada kita itu sekitar 900 tanah wakaf. Dan sekarang alhamdulilah sudah bisa selesai,” ujarnya.

Dia berjanji untuk bisa segera selesaikan seluruh tanah wakaf yang masih belum bersertifikat. Namun hal tentu  pihaknya tak bisa selesaikan proses ini sendirian. Sebab butuh keterlibatan aktif dari pihak pemohon, baik dari pengelola masjid, musala, kantor lembaga maupun pondok pesantren.

“Saya telah berjanji proses sertifikasi ini digratiskan. Agar seluruh aset yang ada bisa segera diajukan ke kita dan kita proses,” ujarnya.

Baca juga:  Stok Darah di Wonosobo Masih Kurang

Bahkan untuk membantu lembaga keagamaan tersebut, pihaknya juga menyediakan tempat di kantornya sendiri. Untuk melatih para santri, Fatayat yang akan ikut mendampingi proses penyelesaian sertifikat tersebut.

“Kemarin itu sudah tiga hari kita ajarkan langsung mulai dari cara memproses. Mengolah, hingga menyajikan data secara baik dan benar,” lanjutnya.

Tak hanya selesaikan sertifikasi tanah wakaf,  pihaknya juga tengah menyelesaikan proses sertifikasi untuk berbagai aset. Mulai dari aset Pemkab Wonosobo, program PTSL dan juga aset milik BUMN. Seperti yang terbaru telah membuat sertifikat untum PT KAI yang ada di Kabupaten Wonosobo sebesar 12,8, hektare hanya dalam waktu satu bulan saja. (git/lis)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya