alexametrics

Halangi Jalur Penyelamat, Papan Reklame Dicopot

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Pasca kecelakaan di turunan maut Kecamatan Kertek, Satlantas Polres Wonosobo bersama Disperkimhub dan Bina Marga Provinsi membenahi fasilitas di sekitar lokasi jalur penyelamat.

Kepala Bina Operasi (KBO) Satlantas Polres Wonosobo Iptu Sanyoto menjelaskan kawasan jalur penyelamat tengah dilakukan perbaikan. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipatif  untuk mengurangi risiko kecelakaan fatal di turunan panjang wilayah Kertek.

“Kemarin jalur penyelamat telah dicat ulang dan diperbaiki gelombang pasirnya. Jadi pengemudi bisa tahu di situ ada jalur penyelamat ketika sewaktu-waktu mengalami hal yang tak diharapkan,” ungkapnya kepada wartawan Jawa Pos Radar Magelang, Minggu (3/7/2021).

Pihaknya juga ikut membersihkan pepohonan rindang yang tumbuh menutupi pandangan pengemudi ke jalur penyelamat di sebelah kiri. Juga membongkar reklame yang tak jauh dari lokasi tersebut.

Baca juga:  Bidik Komunitas Anggungan Jadi Potensi Wisata

“Karena adanya pepohonan dan papan reklame itu dianggap sebagai penghalang bagi pengemudi karena menutupi jalur penyelamat,” terangnya.

Bagi para pengendara yang tidak terbiasa melewati tururan panjang itu akan sulit mengetahui jika di sebelah kiri itu ada jalur penyelamat. Yang bakal digunakan para pengudi untuk menahan laju kendaraannya saat mengalami rem yang tidak berfungsi.

Menurutnya, wajar jika papan reklame tersebut dianggap menghalangi pandangan para pengemudi. Pasalnya, papan tersebut berukuran besar. Panjang 12 meter dan lebar 3 meter. Jika dilihat dari kejauhan, papan tersebut menghalangi pengemudi melihat jalur penyelamat.

“Waktu pencopotan menghabiskan waktu sampai sore. Jam 08.00 pagi kita bongkar, selesai pukul 15.00,” terangnya menjelaskan proses pembongkaran reklame.

Baca juga:  Gerakkan Ekonomi Desa lewat Bumdes

Setelah membersihkan kompleks tersebut, pihaknya bersama dua instansi lain juga menambah rambu imbauan untuk berhati-hati dan telah mengganti lampu penerangan jalan. Sehingga diharapkan dari kejauhan akan segera terlihat jika ada jalur penyelamat.

“Ada 16 papan imbauan yang telah kita pasang di sisi jalan. Juga rencananya masih akan kita pasang pita kejut tak jauh dari lokasi,”tandasnya.

Dengan penambahan fasilitas tersebut pihaknya berharap bisa menekan kecelakaan fatal yang selama ini terjadi. Kecelakaan yang menewaskan empat orang pengguna beberapa waktu lalu, berada di sebelah jalur penyelamat. Hal ini menjadi alasan kuat bagi Satlantas Polres Wonosobo, Dispekimhub dan Bina Marga untuk membenahi fasilitas. (git/lis)

Baca juga:  Warga di 176 Desa masih BAB Sembarangan

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya