alexametrics

Keluhan Warga Sikunang Diklarifikasi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Komisi A DPRD Kabupaten Wonosobo kembali menggelar audiensi lanjutan dengan warga Dieng. Kali ini terkait dampak dari beroperasinya PT Geo Dipa Energy bagi warga Desa Sikunang, Kecamatan Kejajar yang masuk kawasan Dieng.

Ketua Komisi A DPRD Wonosobo Suwondo Yudhistiro menjelaskan, beberapa waktu lalu ada perwakilan warga desa tersebut yang mengeluhkan PT Geo Dipa Energy dianggap banyak melakukan kesalahan. Di antaranya telah melakukan pencemaran lingkungan, menyerobot aset pemerintah desa, dan membatasi kegiatan warga dengan penutupan akses masuk menuju lahan pertanian.

“Tapi setelah diklarifikasi kan itu banyak yang tidak benar. Karena secara ilmiah dan fakta yang bisa dipertanggungjawabkan pihak PT Geodipa Energy telah sesuai mekanisme yang ada. Dan semua keluhan itu bisa dijawab dengan data yang ada,” jelasnya Rabu (30/6/2021).

Baca juga:  Bupati Wonosobo Lantik Istrinya Jadi Kepala Dinas

Namun agar tidak muncul persoalan dan polemik di kemudian hari, pihak DPRD meminta PT Geo Dipa Energy agar ikut mendengar keluhan warga. Sehingga perusahaan yang beroperasi di wilayah Dieng itu tetap berjalan dengan baik. Khususnya warga di Desa Sikunang yang memang dikelilingi oleh perusahaan gas alam itu. “Dan Alhamdulillah pihak Geo Dipa telah bersedia untuk merespon keluhan-keluhan itu. Dan semua bisa diselesaikan lewat jalur mediasi secara baik,” ujarnya politisi PKB itu.

Kesepakatan yang bakal dilakukan pihak PT Geo Dipa Energy yaitu meningkatkan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat di sekitar Desa Sikunang. Serta melakukan pembenahan dan penertiban terhadap saluran pipa geothermal yang dianggap mengganggu akses tanah warga.

Baca juga:  Kodim 0707 Wonosobo Bagi Takjil dan Sayuran

Selain itu, akan melakukan uji laboratorium secara berkala untuk mengantisipasi terjadinya dampak terjadinya pencemaran lingkungan. Serta memberikan akses terhadap warga di sekitar desa untuk bisa memanfaatkan lahan milik perusahaan sebelum digunakan. Dan terus memberi penjelasan pada warga mengenai persoalan tanah eks SDN 1 Sikunang dan lapangan yang telah dikuasai oleh perusahaan gas alam ini. (git/ton)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya