alexametrics

Pemkab Wonosobo Dorong Inventarisasi Aset Derah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Pemerintah Kabupaten Wonosobo terus mendorong upaya untuk menginventarisasi aset-aset daerah. Pasalnya, dengan memiliki status kepemilikan yang sah itu akan meminimalisasi konflik yang terjadi di tengah masyarakat.

“Urusan tanah adalah urusan yang tidak gampang. Urusan yang pelik, apalagi terkait urusan tanah yang menjadi aset dari pemerintah daerah,” jelas Wakil Bupati Wonosobo Muhammad Albar saat membuka rapat koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Wonosobo tahun 2021. Bertempat di Hotel Kresna, Selasa (22/6/2021) siang.

Ia menjelaskan kebutuhan untuk melakukan inventarisasi itu penting dilakukan. Sehingga bisa memastikan status kepemilikan yang sah atas aset-aset yang dimiliki Pemkab Wonosobo.

“Kita sampai saat ini baru bisa memprediksi saja tanpa tahu pasti berapa jumlah aset yang dimiliki. Syukur dengan kepemimpinan kepala ATR BPN yang sekarang ada progres yang baik untuk menyelesaikan proses ini,” ungkapnya.

Baca juga:  314 CPNS Wonosobo Terima SK

Oleh karena itu, pihaknya berharap adanya Gugus Tugas Reforma Agraria ini bisa segera menyelesaikan urusan kepemilikan tanah dan aset dengan baik sesuai peraturan perundangan. Terlebih, reforma agraria berhubungan dengan banyak hal. Mulai dari penataan kembali struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah yang lebih berkeadilan melalui penataan aset dan disertai dengan penataan akses untuk kemakmuran rakyat.

“Melalui rakor  ini, seluruh perangkat daerah yang hadir, saya harap dapat bekerja sama secara sinergis dan berkelanjutan, untuk menciptakan pemanfaatan aset yang berkeadilan. Demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Wonosobo,” harapnya.

Sementara pada kesempatan itu Kepala Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)  Kabupaten Wonosobo, Budiono menjelaskan tugas dari tim Reforma Agraria bakal mencakup banyak hal. Yakni untuk mengkoordinasikan penyediaan TORA (Tanah Obyek Reforma Agraria) dalam rangka pendataan aset. Memberikan usulan dan rekomendasi tanah tanah yang ditegaskan sebagai tanah negara dan sekaligus telah ditetapkan sebagai Tora.

Baca juga:  Bulan Dana PMI Lampaui Target

“Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan Pak Wabup untuk segera menyelesaikan aset daerah dengan melakukan investasi terlebih dahulu,” ujarnya.

Tim ini akan bertugas mulai satu hari sebelum acara pengukuhan dilaksanakan Selasa (22/6/2021) pagi. Rencananya akan bertugas hingga masuk akhir tahun 2021. Dengan mekanisme pelaporan yang terus dipantau oleh pihak ART/BPN Kabupaten Wonosobo. (git/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya