alexametrics

Festival Sindoro Sumbing Bakal Kembali Digelar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Festival Sindoro Sumbing yang menggabungkan dua kota, Wonosobo dan Temanggung, direncanakan akan kembali digelar. Meskipun perhelatan tersebut sebagian besar akan dinikmati secara virtual.

Kepala Bidang Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo Khritiana Dhewi menegaskan festival ini perlu dilanjutkan. Sebab pada gelaran tahun pertama di 2019 lalu dianggap sukses.

“Kita melihat jika ada potensi besar yang harusnya bisa diteruskan karena kita tidak bisa melihat kapan pandemi ini akan berakhir,” terangnya saat mempresentasikan keinginannya di depan perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Temanggung.

Apalagi di 2021 ini, acara yang melibatkan dua kota di bawah lereng Gunung Sindoro dan Sumbing ini telah mendapat dukungan dari Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Dengan tema festival yang akan diangkat adalah lestari dan maju.

Baca juga:  Sembungan Jadi Unggulan Anugerah Desa Wisata

“Kata lestari bermakna lestari dalam berbagai segi, baik alam, budaya, ekonomi maupun masyarakat sebagai nuansa harapan yang ingin diwujudkan. Sedangkan kata maju itu sebagai perwujudan dari festival yang ingin digelar ini,” ucapnya saat menjelaskan filosofi dari tema itu.

Lantaran masih suasana pandemi Covid 19, gelaran itu tidak akan dibuka secara langsung. Namun sebagian besar hanya akan dilakukan melalui media daring dan virtual. Hal ini untuk mencegah adanya kerumunan massa saat acara tengah berlangsung.

Rencananya Wonosobo akan lebih banyak menonjolkan berbagai tradisi. Mulai dari Lokakarya Wayang Kedu (Gagrak Wonosobo), Birat Sengkolo, Pisowanan Agung/Mirunggan, Pagelaran Wayang Kedu Gagrak Wonosobo dan Temanggung, serta Konser Budengan (virtual tapping, klasik dan kontemporer). (git/ton)

Baca juga:  Optimistis Lolos Verifikasi Partai Baru

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya