alexametrics

Bentuk Relawan Tanggap Bencana hingga ke Desa

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Desa Kalibening Kecamatan Sukoharjo menjadi salah satu daerah yang masuk zona merah kebencanaan. Utamanya pada potensi tanah bergerak. Oleh karenanya, pihak pemerintahan desa berinisiatif untuk latih mitigasi bencana di desa tersebut.

“Dalam peta geospasial yang diberikan pihak BPBD desa ini menjadi salah satu yang paling berpotensi terjadi bencana,” terang Wakil Bupati Wonosobo Muhammad Albar saat membuka gelaran pelatihan bagi 40 relawan kebencanaan desa tersebut Kamis (16/6/2021).

Menurutnya kegiatan pelatihan Desa Tanggap Bencana (Destana) ini tak lain untuk memberikan wawasan kemandirian relawan dan masyarakat dalam mengantisipasi atau menghadapi bencana. Sehingga bisa selalu siap setiap saat ketika sewaktu-waktu terjadi bencana yang tidak diinginkan itu. “Kita tidak pernah tahu kapan akan terjadi (bencana). Karena kita hanya bisa memprediksinya. Makanya, sebelum itu terjadi alangkah baiknya jika kita telah bersiap terlebih dahulu, ujarnya.

Baca juga:  Kandang Ayam Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kepala Bidang Penanggulangan Kebencanaan BPBD Jateng Muhamad Chomsul mengaku, gelaran pelatihan ini dimaksudkan untuk membentuk kesadaran warga dalam mitigasi bencana. Yang akan lebih menekankan pada aspek teknis penanganan dan juga untuk pengadaan sarpras atau alat bantu penanganan bencana lainnya.

Tim Narasumber dan Fasilitator Destana Hening Budiyanti berharap setelah pelatihan ini, relawan Destana yang sudah dibentuk dan ditetapkan wajib memiliki tiga hal dasar. Yaitu mengenali potensi bencana yang ada di desa, tanggap ketika terjadi bencana, dan mampu secara mandiri melakukan proses penanganan terjadinya bencana. (git/ton)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya