alexametrics


742 Calon Jamaah Haji dari 15 Kecamatan di Wonosobo Batal Berangkat

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Sebanyak 742 calon jamaah haji asal Kabupaten Wonosobo harus menunda keinginannya. Hal ini menyusul kebijakan Pemerintah Indonesia yang tidak memberangkatkan jamaah haji tahun 2021 M/1442 H.

Kepala Kemenag Wilayah (Kakanwil) Wonosobo Ahmad Faisal setengah menyesal menyampaikan kebijakan dari pemerintah pusat itu. “Ini adalah keputusan terbaik yang harus kita lakukan di tengah situasi seperti ini,” terangnya di depan puluhan tamu yang diundang dalam sosialisasi ibadah haji yang digelar di kantornya, Kamis (10/6/2021).

Menurutnya tak ada pilihan lain yang harus diambil pemerintah selain kembali membatalkan ibadah haji di tahun ini. Dengan memberikan tiga alasan yang paling rasional tentang pembatalan tersebut.

Hal itu didasarkan pada pertimbangan kesehatan dan keselamatan para jamaah haji di tengah pandemi Covid-19. “Meskipun misalnya hari ini (kemarin, Red)  kita diberi kuota oleh pemerintah Arab Saudi misalnya. Dengan waktu yang sangat terbatas, tidak mungkin kita tetap lakukan pemberangkatan,” ujarnya.

Dengan menyisakan waktu hanya dalam satu setengah bulan itu sangat mustahil untuk tetap akan dilangsungkan pemberangkatan calon jamaah. “Maka keputusan melakukan pembatalan ibadah haji di tahun ini memang yang paling baik untuk kita ambil,” lanjutnya.

Staf Ibadah Haji Kemenag Wonosobo Hasyim menjelaskan ada 742 calon jamaah haji dari 15 kecamatan di Wonosobo yang batal berangkat. Ratusan calon jamaah haji tersebut terdiri dari 393 laki-laki dan 349 perempuan.

Menurutnya, jumlah tersebut merupakan calon haji yang sudah mendaftar haji pada awal tahun 2012 atau sudah masuk dalam daftar tunggu (waiting list) sejak 9 tahun lalu.

“Sebenarnya, rencana pemberangkatan haji tahun 2021 ini sudah dipersiapkan dengan maksimal. Segala persiapan sudah kita lakukan, tetapi atas dasar pertimbangan kesehatan dan keselamatan terpaksa ditunda,” ujarnya.

Menurutnya, para jamaah calon haji di Kabupaten Wonosobo sebelumnya juga sudah mengurus untuk persiapan ibadah, termasuk pelunasan biaya haji. Pihaknya mempersilakan jamaah calon haji untuk mengambil uang pelunasan.

“Dari total ada 742 calon jamaah haji, ada sekitar 630-an jamaah sudah melakukan pelunasan. Mereka bisa mengambil uang pelunasannya,” jelasnya.

Ia tidak memungkiri ratusan calon jamaah haji itu pasti kecewa, karena sudah lama menunggu untuk pergi ke tanah suci. Namun ia berharap para jamaah calon haji berbesar hati dengan keputusan tersebut.

“Kami berharap jamaah calon haji yang batal berangkat tetap berbesar hati dan menerima keputusan pemerintah dengan positif. Sebab keputusan ini semata-mata untuk kebaikan dan kesehatan jamaah,” pungkasnya. (git/lis)

 

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer