alexametrics


Kesadaran Prokes Warga Menurun

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo M. Riyatno keluhkan turunnya kesadaran masyarakat terhadap Covid-19. Padahal, pascalebaran ini jumlah pasien yang dinyatakan positif Covid mengalamai kenaikan signifikan.

“Dari bulan Januari sampai di bulan Mei 2021 ini, jumlah pasien terkonfirmasi positif mencapai 1.600. Dan kenaikan signifikan terjadi pascalebaran kemarin,” terang M Riyatno yang juga Juru Bicara Satgas Covid 19 Kabupaten Wonosobo itu saat dikonfirmasi, kemarin (8/6/2021).

Dirinya menceritakan pascalebaran memang ada tren kenaikan yang signifikan. Lantaran jumlah kenaikannya ditaksir mencapai seribu lebih kasus terkonfirmasi. Dan tren ini katanya, hingga saat ini belum mengalami penurunan yang signifikan.

“Saat ini anggaplah kita sudah masuk di gelombang ke tiga menghadapi pandemi Covid-19 ini,” ungkapnya setelah menerima puluhan APD dari PT. Tirta Investama.

Terlebih saat ini pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro masih terus digencarkan oleh pemerintah. Dari 6.800 RT yang ada di Wonosobo, 130 RT dinyatakan sebagai kawasan berisiko tinggi. Serta lima RT lain telah diisolasi lantaran jumlah kasusnya terus meninggi.

“Meski masih cukup banyak yang ditemukan berstatus hijau, kalau ini tidak kita kelola dengan baik pada mereka yang masuk zonasi merah maupun orange. Maka ini potensial untuk menyebar ke mana-mana. Maka perlu intervensi yang tegas dari pemerintah setempat,” ucapnya.

Pihaknya menganggap kesadaran masyarakat mengalami penurunan drastis. Pasalnya, mulai banyak warga yang menganggap Covid di Kabupaten Wonosobo itu sudah selesai.

“Seharusnya dengan perkembangan kasus ini yang patut kita perhatikan. Agar di sini masyarakat betul-betul menjaga diri, setidaknya agar tidak tertular, dengan menjalankan 5M protokol kesehatan (prokes),” ujarnya.

Anggaran yang disediakan pemerintah jumlahnya besar untuk penanganan Covid 19 ini. Namun jika masyarakat tidak memiliki kesadaran yang sama mengenai Covid, sebesar apapun jumlah anggaran akan tetap kurang. (git/lis)

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer