alexametrics


Tak Kunjung Diperbaiki Pemkab, Warga Tambal Jalan Berlubang secara Swadaya

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Warga kembali lakukan perbaikan secara swadaya di empat desa di Kecamatan Watumalang. Yakni Desa Lumajang, Wonokampir, Krinjing, dan Binangun. Hal ini dilakukan lantaran pemerintah dianggap sangat lamban memperbaiki jalan tersebut.

“Karena ini merupakan jalan akses utama menuju kecamatan. Kita sudah lama menunggu sehingga muncul inisatif sendiri oleh warga yang ditangkap koramil kemudian direalisasikan,” terang Abadi, ketua Paguyuban Kepala Desa Kecamatan Watumalang, kemarin (7/6/2021).

Daripada menunggu perbaikan, warga memiliki inisiatif untuk melakukan penambalan seadanya. Menggunakan semen dan pasir hasil patungan dari warga di empat desa tersebut. Digunakan untuk menambal jalan berlubang yang sudah parah.

Anggota Babinsa Koramil 02 Watumalang Serma Nimir menyampaikan penambalan jalan berlubang ini dilaksanakan karena prihatan melihat kondisi jalan Wonosobo – Watumalang yang rusak. Akibatnya sering terjadi kecelakaan, kendaraan cepat rusak, waktu tempuh menjadi lama.

Komandan Kodim 0707/Wonosobo Letkol Czi Wiwid Wahyu Hidayat sangat mendukung kegiatan penambalan jalan yang diprakarsai oleh anggota koramil.  Ini merupakan bentuk kerja yang sesungguhnya TNI selalu hadir untuk bersama-sama membantu mengatasi kesulitan masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Nurudin Ardiyanto menyampaikan ada keterbatasan anggaran untuk perbaikan jalan. Sehingga untuk wilayah Wonosobo masih banyak jalan yang rusak.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat yang ikut meninjau lokasi menyampaikan apresiasi atas inisiasi dan peran serta masyarakat Desa Wonokampir dalam perbaikan jalan.

Dalam kesempatan itu bupati juga memberikan kelengkapan kepada para pekerja yang menambal jalan berlubang di wilayah Limbangan Petir Watumalang. “Mudah-mudahan anggaran segera turun sehingga warga tidak lagi harus kesulitan saat melintas di jalan yang rusak,” ujarnya.

Pihaknya baru bisa mengajukan anggaran untuk tahun 2022. Sehingga pelaksanaan ruas tuntas pada jalan baru bisa dimulai pada tahun itu. (git/lis)

 

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer