alexametrics


Ada Guru yang Tolak Divaksin, Sekda Wonosobo: Suruh Menghadap ke Kantor Saya Segera

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Wonosobo hingga saat ini masih terus berjalan. Selain lansia, program tersebut juga menyasar ratusan guru. Namun fakta di lapangan proses tersebut tidak berjalan dengan mudah. Banyak guru yang menolak divaksin.

Kabag Ops Polres Wonosobo AKP Harjono mengaku menemui kendala ketika mengawal proses vaksinasi guru. “Muncul laporan ada guru tidak mau divaksin. Padahal salah satu program yang paling diprioritaskan itu kan tenaga pendidik,” terangnya saat menghadiri acara rapat koordinasi  (rakor) analisis dan evaluasi penanganan Covid-19 di gedung Adipura Kencana, Selasa (8/6/2021).

Dijelaskan, jika ada penolakan dari guru membuat satgas kesulitan untuk segera menyelesaikan program vaksin. Jika penolakan ini terus berlangsung dikhawatirkan akan banyak warga yang mengikutinya.

“Padahal peran mereka di masyarakat dan di ranah sosial itu kan signifikan. Harusnya justru mereka yang bisa ikut menjadi corong pemerintah. Bukan malah ikut menolak,” keluhnya.

Menanggapi persoalan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) One Andang Wardoyo geram. Ia langsung perintahkan kepala dinas pendidikan dan olahraga untuk memanggil guru yang enggan divaksin.

“Saya perintahkan Pak Kadisdikpora untuk memanggil guru itu. Suruh menghadap ke kantor saya segera,” terangnya di forum tersebut.

Bahkan pihaknya meminta Disdikpora untuk memberlakukan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2010  tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dengan membuat surat edaran yang dibagikan ke seluruh guru yang mengajar di Kabupaten Wonosobo.

“Kalau masih ngeyel, terapkan saja peraturan itu. Kemudian ditandai mereka-mereka yang menolak itu,” ujarnya geram.

Program vaksinasi dianggap penting. Karena merupakan cara pemerintah memberi perlindungan kepada seluruh warga dalam mencegah persebaran Covid-19. Selain tetap memberikan sosialisasi pentingnya penerapan tiga M. (git/lis)

 

 

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer