alexametrics

Kebutuhan Pokok Stabil, Harga Sayuran Lesu

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Memasuki minggu kedua bulan Ramadan, jajaran forum komunikasi pimpinan kecamatan (forkompimca) Kalikajar sidak harga pangan di Pasar Kembaran, Kalikajar. Belum ada lonjakan berarti. Justru harga sayur yang saat ini masih lesu di tingkat petani.

Camat Kalikajar Bambang Triyono mengatakan di pasar Desa Kembaran, belum ada lonjakan harga komoditas pokok maupun kelangkaan stok. “Untuk kebutuhan pokok masyarakat, seperti beras, daging, telur, terigu, mi instan, minyak goreng sampai gas elpiji belum ada lonjakan harga. Juga tidak ada kelangkaan barang di pengecer. Kita berharap kondisi ini bertahan sampai Lebaran agar masyarakat lebih tenang,” tutur Bambang saat ditemui di sela monitoring, Selasa (20/4/2021).

Baca juga:  Tujuh Jabatan Tinggi Pratama Kosong

Namun demikian, sejumlah pedagang sayuran diakui Bambang mengeluhkan kondisi harga komoditas sayuran di lereng Sumbing yang hingga saat ini sebagian besar masih berada di level terendah.

“Dengan harga sayuran yang rendah ini petani banyak merugi. Kami nilai perlu ada intervensi dari pemerintah agar ke depan harga sayur dapat meningkat kembali,” terangnya.

Kelesuan harga komoditas pertanian dari lereng Gunung Sumbing yang diperjualbelikan di Pasar Kembaran tersebut, menurut Bambang selayaknya mendapatkan perhatian. Mengingat di masa-masa pandemi Covid-19 para petani benar-benar terpuruk lantaran kesulitan mendongkrak harga.

“Pemerintah kabupaten kami harapkan dapat membantu dengan menjadikan sayur mayur sebagai komoditas dalam pembagian bantuan-bantuan sembako kepada masyarakat. Di samping terobosan agar masyarakat Wonosobo wajib mengonsumsi produk lokal Wonosobo, dengan harapan bisa menaikkan perekonomian masyarakat/petani di wilayah Kalikajar,” tandasnya. (git/lis)

Baca juga:  Pemuda Pancasila Wonosobo Bagi Seribu Takjil dan Masker

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya