alexametrics

Wonosobo Butuh Museum untuk Simpan Benda Bersejarah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo banyak menampung benda peninggalan masa lalu. Namun sayangnya hanya tersimpan di tempat seadanya. Jika terus dibiarkan, dimungkinkan benda bersejarah ini akan terlupakan.

“Sudah saatnya Kabupaten Wonosobo punya museum sendiri,” terang Plt Kepala Disparbud Sumaedi.

Ia menjelaskan sudah banyak temuan benda bersejarah. Seperti arca, lingga, yoni, kemuncak, beberapa kitab kuno serta benda dengan beragam jenisnya. Lantaran tak memiliki tempat yang memadai, seluruh benda-benda tersebut masih dikumpulkan dalam gudang. “Karena kita memang tidak punya tempat khusus untuk menaruh barang-barang itu sekarang. Jumlahnya ada ratusan,” jelasnya.

Benda-benda tersebut sebagian telah dititipkan di Museum Kalingga milik Kabupaten Banjarnegara. Hal ini dilakukan agar benda tersebut terawat dan tetap dikenal masyarakat. Sementara sebagian lagi masih disimpan dan diamankan di kantor Disparbud.

Baca juga:  16 Tim Berlaga di Liga Santri 2022

“Saya sampai sekarang belum tahu jumlah pastinya. Yang jelas ada ratusan yang itu kita temukan masih di kawasan Wonosobo. Di luar sana, saya yakin masih akan banyak lagi ditemukan benda semacam ini,” imbuhnya.

Saat ini, kondisi di gudang tempat menaruh benda itu, katanya, nyaris penuh. Sehingga jika ditemukan lagi benda lain, dengan jumlah yang cukup banyak akan semakin merepotkan menyimpannya.

“Kita sudah perlu museum. Ini penting untuk menjaga sejarah masa lalu. Sebab melalui benda semacam ini kita bisa terus terhubung dengan sejarah,” ujarnya.

Dengan terlalu lama disembunyikan dan diamankan, dirinya khawatir benda tersebut semakin tak terawat. Terlebih generasi mendatang semakin tidak memahami kondisi wilayah dan budayanya sendiri.

Baca juga:  Kristijadi Jabat Plt Sekda Dua Bulan

“Penemuan seperti ini penting sebagai literasi kebudayaan sebuah bangsa. Kalau tidak mulai dikenalkan, lama-lama akan hilang pengetahuan ini,” lanjutnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengarapkan eksekutif dan legislatif bisa segera muncul kemauan untuk membangun museum tersebut. Sebab Kabupaten Wonosobo yang terkenal sebagai kota tua itu memiliki potensi besar penemuan benda bersejarah. “Jangan sampai kita dikenal sebagai kota pariwisata tapi kesadaran untuk memupuk literasi kebudayaan ini lemah,” pungkasnya. (git/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya