alexametrics

Serap Aspirasi Lewat Pramusrenbang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo mulai membahas Pra-Musrenbang 2022 di seluruh Kecamatan. DPRD meminta peran masyarakat untuk aktif terlibat dalam pembahasan. Sehingga hasil yang dicapai bisa maksimal.

Ketua DPRD Kabupaten Wonosobo Eko Prasetyo HW mengharapkan adanya partisipasi publik yang lebih baik pada proses perencanaan daerah atau musrenbang. Sehingga isu pembangunan di setiap daerah bisa terkawal. “Meskipun memang harus dimulai secara bertahap. Sehingga tahun depan apa yang menjadi prioritas bisa langsung dieksekusi,” terangnya saat dikonfirmasi Rabu, (17/3/2021).

Dalam wilayah partisipasi itu, saat ini Pemkab telah membuka masukan via online. Sehingga masyarakat bisa menyalurkan aspirasinya dalam proses perencanaan tersebut. “Lewat SIPD warga bisa memberikan masukan secara daring. Hanya cukup ketik dari rumah, usulan sudah bisa masuk. Ini langkah baru. Mungkin ini akan lebih memudahkan warga agar bisa lebih mudah dan vepat dalam menyampaikan aspirasinya,” akunya.

Baca juga:  Pemkab Wonosobo Sasar Pengentaskan Kemiskinan di Lima Kecamatan

Meski bisa lewat online, tiap warga yang akan memberi masukan harus terlebih dulu mendaftarkan diri. Yakni dengan mengakses situs SIPD Kabupaten Wonosobo. Hal ini dilakukan agar warga yang memberi usulan bisa tercatat dengan jelas. “Memang perlu dicantumkan identitas diri. Ini agar bisa terdata dengan baik. Karena dari semua usulan akan di petakan satu persatu. Sehingga muncul masalah terbesarnya itu apa. Dari situ akan kita coba carikan solusinya,” ungkapnya.

Menurutnya, keterlibatan publik dalam proses perencanaan daerah semakin terbuka luas. Di tengah kenyataan masyarakat yang memakai media daring dalam kesehariannya semakin meningkat.

Sementara itu, Sekda Wonosobo One Andang Wardoyo mengemukakan bahwa pembukaan masa musrenbang dan konsultasi publik digelar secara daring untuk meminta masukan dari masyarakat untuk perbaikan dan penyempurnaan rancangan awal RKPD 2022. “Forum ini merupakan penyampaian prioritas dan arah kebijakan pembangunan tahun 2022,” katanya.

Baca juga:  Jalan Lingkar Luar Candiyasan-Keseneng Segera Dilanjutkan

Musrenbang mengintegrasikan perencanaan top down planning yang berasal dari pemerintah pusat, gubernur dan bupati serta bottom up planning yang berasal dari lapisan masyarakat. Tahapan yang akan dilalui diantaranya  pramusrenbang, musrenbang kecamatan, forum perangkat daerah dan terakhir musrenbang kabupaten.

Disebutkan, pertumbuhan ekonomi Wonosobo pada 2020 menunjukkan angka minus, karena dampak pandemi Covid 19. Pertumbuhan ekonomi menunjukkan -1,66 persen. Sedangkan tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Wonosobo sebesar 5,37 persen. Sementara tingkat kemiskinan di kabupaten wonosobo mengalami penurunan yang cukup baik 17,36 persen. “Pada tahun 2022 nanti, kita targetkan pertumbuhan ekonomi wonosobo sebesar 3-4 persen,” ucapnya. (git/ton)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya