alexametrics

Longsor, Satu Keluarga Mengungsi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Hujan deras yang terjadi di Kabupaten Wonosobo membuat senderan jalan raya Wonosobo-Purworejo sepanjang 10 meter longsor mengenai rumah warga Sabtu (13/4/2021). Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Pusdalops BPBD Kabupaten Wonosobo, Sabarno menyebut jika senderan yang longsor itu berada di Dusun Pundung, Desa Pecekelan Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo. Hujan deras yang terjadi sejak malam sebabkan senderan sepanjang 10 meter dan tinggi 5 meter longsor.

“Karena memang di saat hujan deras, minim aliran air. Sehingga air hujan hanya berkumpul di satu titik. Mungkin karena tidak kuat akhirnya longsor,” jelas Sabar saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kedu, Minggu (14/3/2021).

Baca juga:  Rusak Parah Dibantu Rp 15 Juta

Dirinya menjelaskan jika sebelum terjadi longsoran itu kondisi di jalan tersebut memang telah retak dan amblas. Oleh warga sekitar, jalan yang amblas itu telah dipasang rambu-rambu. Sehingga pengguna jalan di kawasan tersebut bisa lebih hati-hati.”Kita sudah menduga jika jalan yang sebelumnya amblas itu jika tak segera diperbaiki akan longsor. Dan hanya diguyur hujan deras selama beberapa jam saja,” terangnya.

Namun sayangnya, kondisi senderan itu berada persis diatas rumah Atin Sugeng Riyadi.  Sehingga saat kejadian berlangsung, longsor menghantam dinding rumahnya. Tanah, lumpur, dan batu bercampur membobol rumah tersebut.

Ia melanjutkan jika Atin dan keluargaa yang tengah bersantai menunggu adzan maghrib dirumahnya sempat mengaku kaget. Lantaran sebelum terjadi longsor mendengar suara gemuruh. Dan langsung menghantam tembok dirumahnya itu.

Baca juga:  Tabrakan Karambol, Pemotor Tewas

“Beruntung tembok itu tidak langsung jebol. Jadi setelah menahan beban beberapa saat dan tak kuat baru tembok itu ambrol. Sehingga seluruh keluarga bisa mengamankan diri terlebih dahulu,” katanya.

Lantaran tak bisa ditempati, akhirnya satu keluarga yang berjumlah empat orang itu harus mengungsi ke tempat orang tuanya. Dan dari kejadian itu, sabar memperkirakan jika jumlah kerugian mencapai Rp 10 juta.  (git/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya