alexametrics

Pelayanan Publik Masih Buruk, Afif: Perlu Inovasi, Terobosan dan Perbaikan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Sistem pelayanan publik di Kabupaten Wonosobo dinilai masih buruk. Masih muncul banyak keluhan dari masyarakat di sektor ini. Oleh karena itu, Bupati Wonosobo terpilih Afif Nurhidayat menginginkan proses pelayanan harus cepat dan tepat.

“Perlu inovasi, terobosan dan perbaikan dengan tanpa meninggalkan fondasi kebijakan yang telah ditanamkan sebelumnya. Perlu dicari akar masalah kenapa sebagai daerah berpredikat smart city (kota cerdas), tapi pelayanan publik masih buruk,” jelas Afif saat menjadi salah satu narasumber dalam acara diskusi public tentang pelayanan public di Ruang Rapat Badan Anggaran DPRD Wonosobo Kamis (4/2/2021).

Di masa kepei mpinannya kelak, ia berjanji tidak ada lagi keluhan warga terkait layanan publik. Oleh karena itu, program Open System Service (OSS) di dinas terkait harus terimplementasi dengan baik.

Baca juga:  Wow! Kenalkan Potensi Lokal dengan Lagu-Lagu Didi Kempot

Ia mengaku sering mendengar keluhan warga untuk memeriksakan kesehatan di RSUD dan puskesmas harus antre sampai empat jam lebih. Kemudian pembuatan KTP dan Akte Kelahiran di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, warga mesti berangkat sejak subuh agar dapat nomor antrian awal. “Dalam 100 hari pertama menjalankan tugas, saya dan Gus Albar akan fokus melakukan pemantauan pelaksanaan pelayanan publik. Baik di tingkat kabupaten, kecamatan, desa maupun kelurahan. Intinya pelayanan publik pada warga harus dipastikan bisa berjalan cepat dan mudah,” tegasnya. (git/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya