alexametrics

Jalan Kembaran – Banyumudal Rusak Parah, 14 Tahun Tak Diperbaiki

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Kondisi jalan di wilayah Kecamatan Kalikajar Timur sungguh memprihatinkan. Puluhan tahun warga yang berada di kawasan sepanjang lereng Gunung Sumbing ini dipaksa melewati jalan yang tak layak. Parahnya, kondisi tersebut tak kunjung ada perbaikan.

“Padahal ruas jalan itu menjadi akses utama bagi warga untuk beraktivitas. Baik untuk akses ekonomi, kesehatan maupun pendidikan lewat jalan itu semua,” terang Kades Kwadungan, Kecamatan Kalikajar Bejo Kamis (21/1/2021).

Bejo menyebut jika kondisi jalan yang rusak ini telah terjadi selama belasan tahun yang lalu. Pasalnya, terakhir ada pembenahan jalan itu di tahun 2006 silam. Artinya, warga dipaksa untuk melintas ruas Kembaran – Banyumudal yang rusak parah selama 14 tahun. “Selama ini memang ada perbaikan dengan penambalan atau pembuatan irigasi satu dua kali. Tapi anggaran yang dikeluarkan itu kecil sekali.  Padahal panjang ruas jalan di Kalikajar Timur ini kurang lebih 12 kilometer,” jelasnya.

Baca juga:  52 Pelanggar Prokes Sidang di Tempat

Jalan tersebut banyak digunakan oleh warga. Utamanya bagi warga di sembilan desa dan satu kelurahan yang berada di wilayah lereng Gunung Sumbing. Wilayah tersebut adalah Kelurahan Kalikajar, Desa Kedalon, Desa Karang Duwur, Desa Purwojowo, Desa Kwadungan, Desa Simbang, Desa Banyumudal, Desa Kembaran, Desa Kalikuning, serta Desa Wonosari. “Setiap kali ada musrenbang, kita selalu memprioritaskan pembangunan jalan di kawasan tersebut. Tapi sampai di tahapan realisasi tidak pernah terwujud,” jelasnya.

Seharusnya di 2020 lalu, jalan tersebut sudah masuk di prioritas garapan Pemkab dengan anggaran Rp 2 miliar. Namun kembali gagal terwujud lantaran anggaran yang ada ditarik untuk penanganan Covid-19. “Saat masuk di tahun 2021 ini, kita coba lihat rancangan yang dikeluarkan oleh DPU PR, tapi ruas jalan itu tidak masuk anggaran lagi,” katanya.

Baca juga:  Tari Topeng Tetap Digelar secara Virtual

Sekretaris Komisi C DPRD Kabupaten Wonosobo Wahyu Ibed Pradana mengaku sudah meninjau lokasi yang dilaporkan warga. “Memang kondisinya rusak parah. Harusnya Pemkab perlu memprioritaskan pembangunan jalan disana,” terang sebagai.

Apalagi, kondisi di wilayah lereng Gunung Sumbing itu menjadi penopang utama pertanian di Kecamatan Kalikajar. Setidaknya, setiap hari ruas tersebut selalu menjadi perlintasan mobil ekspedisi untuk mengangkut hasil sayuran yang akan di kirim ke sejumlah daerah. (git/ton)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya