alexametrics

Tak Berizin, Acara Live Music Dibubarkan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Petugas Gabungan Penegakan Protokol Kesehatan Kabupaten Wonosobo membubarkan paksa acara di sebuah kafe yang menggelar live music Sabtu (16/1/2021) malam. Pembubaran tersebut dilakukan karena acara melibatkan massa banyak dan tak berizin.

“Di dalam kafe tersebut para panitia maupun pengunjung tidak menerapkan protokol kesehatan. Apalagi sampai menciptakan kerumunan massa. Oleh karena itu kita bubarkan,” terang Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Wonosobo Hermawan Minggu (17/1/2021).

Tak beri ampun, pihaknya langsung menghentikan operasional kafe yang masih buka di atas jam 22.00 WIB. Tak hanya itu, tim satgas juga ikut mengamankan identitas pengunjung untuk keperluan pembinaan lebih lanjut. Meski sempat memberi penolakan, namun pihak penyelenggara tak bisa berbuat banyak.

Baca juga:  KONI Wonosobo Ikuti Keputusan Klub Wushu

“Memang sempat ada penolakan. Tapi bagaimanapun petugas tetap jalankan aturan yang telah ditetapkan. Karena jauh-jauh hari kita sudah memberikan informasi dan peringatan,” katanya.

Menurutnya, aturan jam malam masih berlaku di Kabupaten Wonosobo. Hal ini dilakukan sebagai langkah pembatasan jam malam tahap lima. Maka pihaknya tidak akan segan untuk memberi tindakan tegas pada pelaku usah jika tetap membandel.

“Untuk warung dan PKL maupun toko ada sejumlah 41 yang kami minta untuk menutup usahanya, sementara ada 12 orang tanpa masker yang diberikan sanksi ringan demi meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya mencegah penularan Covid – 19,” tuturnya lebih lanjut.

Selain pemilik usaha dan pengunjung tempat hiburan, dalam operasi pembatasan jam malam tersebut, ada sekitar 5 komunitas penggemar sepeda motor yang dibubarkan karena berkumpul di luar ketentuan jam malam. “Petugas masih akan terus berupaya untuk mendukung kebijakan Pemerintah Kabupaten dalam rangka menekan penyebaran virus korona yang hingga pertengahan Januari ini telah menginfeksi 4.465 orang dan menyebabkan 235 orang meninggal dunia,” tandasnya. (git/ton)

Baca juga:  PKL di Lima Kawasan Ditertibkan

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya