alexametrics

Jaringan Perempuan NU Dukung Afif-Albar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Pasangan bakal calon bupati Afif Nurhidayat dan Muhammad Albar mulai turun ke basis. Menjalin komunikasi dengan berbagai pihak. Termasuk dengan jaringan perempuan Nahdlatul Ulama (NU) Wonosobo.

“Hari ini (kemarin, Red) punya kesempatan untuk dipertemukan dengan jaringan perempuan Nahdlatul Ulama se-Kabupaten,” terang Afif Nurhidayat saat membuka kegiatan pertemuan di rumah makan Sarirasa (19/9/2020).

Dalam pertemuan tersebut, Afif menyoroti problematika dan tantangan Wonosobo hari ini dan ke depan. Pasalnya hingga saat ini Wonosono masih menghadapi tantangan cukup berat untuk mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kualitas pendidikan, menggenjot potensi periwisata dan pertanian.

“Masalah pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, menggali potensi pariwisata dan pertanian tidak bisa diatasi oleh pemerintah. Tapi butuh keterlibatan semua elemen masyarakat,” terang ketua DPRD Wonosobo itu.

Baca juga:  Tutup Tahun 2020, 106 Pertashop Hadir di Jawa Tengah dan DI Jogjakarta

Maka, pihaknya mengajak peran masyarakat untuk ikut membangun kota Wonosobo ini.

“Yang bergerak di bidang politik ya mari majukan itu. Yang bergerak di masalah perempuan ya juga sama. Sehingga saling berkesinambungan,” terangnya.

Sementara itu bakal calon wakil bupati Muhammad Albar menyebut Wonosobo sejak dulu dikenal sebagai kota santri. Karena di daerah pegunungan ini banyak berdiri pondok pesantren yang diasuh kiai sepuh. Kiai sepuh, santri, pesantren menjadi aset yang sangat berharga bagi perkembangan dan kemajuan Wonosobo.

Menurutnya sudah seharusnya Pemkab Wonosobo banyak melibatkan kalangan kiai, santri dan pesantren dalam menentukan kebijakan. “Program pemerintah harus seizin para kiai, melibatkan santri dan pesantren, termasuk kalangan perempuan nahdliyin,” tegasnya.

Baca juga:  PGSI Desak Pencairan Tunjangan Profesi Guru dan Fungsional

Sementara itu, tokoh Muslimat NU Hj Istiqomah Ghofir mendukung gagasan yang disampaikan oleh kedua bakal paslon tersebut. “Pilkada Wonosobo hanya diikuti satu paslon yang telah diusung dan didukung mayoritas partai politik di DPRD Wonosobo. Jadi kader perempuan NU juga wajib mendukung keduanya untuk memimpin Wonosobo ke depan,” katanya.  (git/lis/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya