Polres Wonosobo Beli Lima Ton Sayuran Petani

675
Tim Polres Wonosobo membawa hasil panen sayur yang dibeli dari petani. (Istimewa)

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Jajaran Polres Wonosobo kembali melakukan inisiatif untuk membantu petani. Yakni dengan memborong hasil pertanian yang nyaris tak laku di pasaran. Hasilnya, sayur 5 ton mampu diserap polres untuk dibagikan.

“Itu kita beli dari hasil patungan anggota di Polres Wonosobo. Dilakukan secara spontan saja,” terang Kapolres Wonosobo AKBP Fannky Ani Sugiharto kemarin (14/9/2020) saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kedu.

Menurutnya aksi tersebut muncul lantaran melihat harga sayur di pasaran terus menurun. “Harga sayuran seperti sawi per kilogram hanya Rp 100 perak, dari mana petani bisa untung,” ujarnya prihatin.

Maka dengan membeli hasil panen tersebut, pihaknya ikut membantu para petani yang bingung akan menjual sayurnya. Sebab sebagian besar petani di Kecamatan Kalikajar justru banyak yang membiarkan hasil pertaniannya membusuk di lahan. “Daripada dibiarkan membusuk, kita beli. Tentu bukan dengan harga yang sama seperti di pasaran,” terangnya.

Pihaknya membeli harga sayur jauh di atas harga umum yang ditawar para tengkulak. “Kita ikut harga jual di pasaran. Misalnya di pasaran harga sawi di angka Rp 600 per kilonya, kita beli dengan harga Rp 750. Sehingga petani tidak rugi-rugi amat,” katanya.

Pihak kepolisian hanya ingin membantu para petani. Lewat program peduli petani tersebut diharapkan akan muncul kepedulian yang lain. “Sayuran yang telah kita beli, dibagikan di sejumlah instansi. Seperti kodim, rutan, kejaksaan, dan pengadilan,” jelasnya. (git/lis/bas)