Tarik Ulur Jelang Penutupan

210
Komisioner KPU dan Bawaslu menunggu pendaftar dari parpol yang akan mengusung calon bupati dan wakil bupati di kantor KPU Wonosobo Minggu (13/9/2020) sore. (Sigit Rahmanto/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Empat jam sebelum penutupan perpanjangan pendaftaran, calon penantang Afif Nurhidayat – M Albar belum jelas. Hingga pukul 20.00 WIB, KPU belum menerima pendaftar baru. Diduga masih ada tarik ulur untuk sosok calon wakil bupati yang akan diusung tiga partai yang belum mendaftar.

Kesepakatan antara Partai Gerindra dan PPP menjadi kunci yang menentukan nasib petahana Bupati Eko Purnomo untuk maju kembali. Kedua partai tersebut ditambah Perindo sudah mengeluarkan surat rekomendasi untuk mengusung Eko sebagai calon bupati. Tapi nama untuk calon wakil bupati masih berbeda.

Gerindra dan Perindo mengeluarkan rekomendasi untuk nama yang sama, yakni pasangan Eko Purnomo dan Abdul Rokhman. Dari foto surat rekomendasi yang beredar di dunia maya, rekomendasi Gerindra dikeluarkan pada 5 Agustus 2020. Surat ditandatangani Ketua Umum DPP Prabowo Subianto dan Sekjen Ahmad Muzani. Ketua Umum DPP Perindo Hary Tanoesoedibjo dan Sekjen Ahmad Rofiq mengeluarkan rekomendasi pasangan yang sama pada 29 Agustus 2020. Sementara DPP PPP sebelumnya sudah mengeluarkan rekomendasi untuk pasangan Eko Purnomo dan Jefri Asmara.

Sayangnya, sejak beredarnya surat rekomendasi tersebut ke media sosial, para pengurus partai tersebut tidak ada yang bisa dikonfirmasi oleh wartawan. Eko Purnomo dalam beberapa hari terakhir ini juga tak bisa ditemui. Ia juga tak kelihatan di sejumlah kegiatan Pemkab Wonosobo.

Ketua KPU Wonosobo Asma Khozin menjelaskan, masa pendaftaran bakal calon bupati berakhir tadi malam tepat pukul 24.00 WIB. Hingga kemarin sore, tak ada pihak yang menghubungi KPU dengan maksud ingin mendaftar. “Biasanya kalau mau daftar LO (liaison officer)-nya yang aktif bertanya,” kata Asma Minggu (13/9/2020).

Namun pihaknya tetap menunggu hingga proses pendaftaran berakhir. Kemudian meneruskan laporan secara online kepada KPU RI. Selanjutnya, hari ini calon yang mendaftar akan dipanggil untuk melakukan cek kesehatan yang dilakukan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Jika sampai penutupan tak ada calon baru yang mendaftar, maka Pilbup Wonosobo akan diikuti calon tunggal. Pada masa pendaftaran sebelumnya, koalisi PDI Perjuangan, PKB, Partai Golkar, Partai Demokrat, PAN, Partai Nasdem dan Partai Hanura mendaftarkan pasangan Afif Nurhidayat-M Albar. Ketua DPRD Wonosobo dan Wakil Ketua DPRD ini akan menghadapi kotak kosong jika sampai tadi malam koalisi Gerindra, PPP dan Perindo gagal terbentuk dan tidak mendaftarkan calon. (git/ton/bas)