alexametrics

Afif-Albar Terus Dibanjiri Dukungan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Nama Afif Nurhidayat-Muhamad Albar (AA) terus dibanjiri dukungan dari partai politik. Terbaru, datang dari Partai Golkar. Partai beringin secara resmi masuk dalam Koalisi Besar.

“Hari ini (kemarin, red) Golkar telah resmi bergabung dengan kita,” terang Ketua Koalisi Besar Taufik saat diwawancarai Jawa Pos Radar Kedu Rabu (11/8/2020).

Masuknya Partai Golkar dalam koalisi besar ini menurutnya adalah hasil kesepakatan yang dilakukan di tingkat DPP antara PDIP dan Golkar. Pasalnya, pada awal kemunculan Koalisi Besar, Golkar tidak masuk di dalamnya.”Sistemnya barter mas, kenapa Golkar mau. Karena di Sragen dan Klaten kan yang maju juga dari PDIP dan Golkar,” katanya.

Dengan bergabungnya Golkar dalam koalisi, maka dominasi AA sebagai kandidat bupati dan wakil bupati periode 2020-2024 makin kuat. Setidaknya sudah ada tujuh partai yang telah menyatakan dukungan kepada AA. Tujuh partai yang dimaksud ialah PDI Perjuangan, Partai Demokrat, PKB, Partai Nasdem, PAN, Partai Hanura, dan Partai Golkar. Saat ini baru PDI Perjuangan, Partai Demokrat dan Partai Golkar yang sudah resmi mengeluarkan rekomendasi.

Baca juga:  Gugus Tugas Tembakau Dianggap Tak Maksimal

Insyaallah yang lain juga sudah bulat dukungannya kok. Kan hanya tinggal menunggu rekomnya keluar saja,” kata Ketua DPD PAN Wonosobo tersebut.

Rekomendasi partai lain rencananya akan diumumkan dalam minggu ini. Khususnya untuk Nasdem dan Hanura. Sedangkan PAN, kata Taufik, akan diumumkan berbarengan harlah yang akan digelar pada 23 Agustus 2020. “Yang kita belum bisa pastikan itu PKB mas. Saya belum berani komentar soal ini,” lanjutnya.

Dari ketujuh partai anggota Koalisi Besar, kursi yang terkumpul ada 35 kursi. Sebelumnya, Partai Gerindra yang memiliki 6 kursi menyatakan keluar dari Koalisi Besar. Gerindra bisa mengusung calon bila berkoalisi dengan PPP (3 kursi) dan Perindo (1 kursi). Tapi jika salah satu dari dua partai tersisa bergabung ke Koalisi Besar, maka dipastikan Pilbup Wonosobo 2020 akan diikuti calon tunggal. “Kita masih melakukan lobi juga ke PPP dan Perindo. Kemungkinan terbesar mereka akan ikut kita juga,” kata Taufik.

Baca juga:  Pemudik Diprediksi Meningkat

Hingga saat ini, nasib petahana Bupati Eko Purnomo untuk maju kembali belum jelas. Bila tidak ada koalisi partai di luar Koalisi Besar, maka ia tidak bisa mencoba mempertahankan posisi sebagai orang nomor satu di Wonosobo. (git/ton/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya