alexametrics

Calon Pengantin Anak, 25 Persen telah Hamil

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo –  Sebanyak 25 persen warga di bawah umur 19 tahun yang mengajukan izin menikah dalam  kondisi hamil. Data tersebut selama periode 1 Januari sampai 14 Juli 2020.Hal ini menjadi keprihatinan tim penggerak PKK Kabupaten Wonosobo.

“Terus terang ini menjadi perhatian tersendiri bagi pemerintah, khususnya PKK Kabupaten Wonosobo,” terang Wakil Ketua TP PKK Wonosobo Ani  Agus Subagiyo saat mengadakan workshop strategi penanggulangan perkawinan usia anak di Kabupaten Wonosobo secara online zoom meeting di Dinas Kominfo, Rabu (15/7/2020).

Menurutnya selama tiga bulan tepat di masa pandemi, angka pernikahan cenderung meningkat. Peningkatan tersebut bukan hanya dilakukan oleh orang yang sudah cukup umur tapi juga anak yang masih di bawah umur. Dari jumlah keseluruhan yang mengajukan izin menikah, 25 persen di antaranya telah hamil.”Lebih-lebih di antaranya meminta dispensasi karena telah hamil terlebih dahulu. Tentu ini miris,” katanya.

Baca juga:  Persiapan Haji Tetap Berjalan

Untuk itu, pihaknya meminta supaya kondisi ini ditindaklanjuti ke tingkat dasa wisma. Sebagai upaya mengurangi angka pernikahan usia anak. Sesuai dengan Perbup Nomor 34 Tahun 2019 tentang Strategi Penanggulangan Perkawinan Usia Anak di kabupaten Wonosobo.

Saat ini semua anak di bawah usia 19 tahun, jika akan menikah harus mendapat surat rekomendasi dari Puspaga (pusat pembelajaran keluarga) yang menangani permasalahan perempuan dan anak, di bawah naungan KBPPPA. Setelah itu dilanjutkan sidang di PA, untuk menentukan anak itu bisa nikah atau tidak. (git/lis/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya