Mulai Ramai, Alun-Alun Dipasang Tempat Cuci Tangan

Direktur PDAM Wonosobo bersama jajaran dan Ketua TP PKK Kabupaten Wonosobo Fairuz Eko Purnomo mengecek tampungan air bersih di kawasan Alun-Alun. (Sigit Rahmanto/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Kawasan Alun-Alun Wonosobo mulai banyak dikunjungi warga untuk beraktivitas. Namun kebutuhan air bersih di kawasan tersebut terbilang rendah. Oleh karenanya, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Wonosobo menyediakan dua titik torn air untuk kebutuhan bersih diri.

“Sementara ini kita siapkan dua torn di sebelah barat Alun-Alun. Sehingga saat warga tetap bebas beraktivitas. Seperti olahraga atau sekadar berekreasi,” terang Direktur Utama PDAM Tirta Aji Wonosobo Muhamad Sjahid Senin (29/6/2020).

Menurutnya, sejak Kabupaten Wonosobo mulai memberlakukan masa transisi new normal, aktivitas warga mulai berjalan. Untuk itu, fasilitas publik juga perlu ditambah. Seperti keberadaan air bersih di sekitarnya. Yang diperlukan untuk warga mencuci tangan agar terhindar dari penyebaran Covid 19.

“Kebutuhannya saya kira cukup penting. Mengingat alun-alun sebagai ruang terbuka hijau dan memang fasilitas publik ya. Maka perlu adanya antisipasi yang baik dari pemerintah,” lanjutnya.

Sebelum melakukan pemasangan fasilitas air bersih ini, pihaknya juga telah melakukan hal yang sama di sejumlah tempat. Khususnya di tempat yang banyak dikunjungi masyarakat. PDAM sendiri telah menyediakan sekitar 50 tempat untuk aktivitas cuci tangan.

“Kita buat di pondok pesantren dan pasar tradisional selama masa pandemi ini berlangsung. Jadi penambahan fasilitas publik ini memang telah kita lakukan sejak dua bulan yang lalu,” terangnya.

Sementara itu, Ketua PKK Kabupaten Wonosobo Fairuz Eko Purnomo menyebutkan pihaknya memang mengajukan inisiatif ini kepada pihak PDAM. Sebab fasilitas tersebut sangat dibutuhkan warga saat ini. Utamanya bagi mereka yang memang datang di kawasan Alun-Alun. “Sudah tiga bulan setidaknya masyarakat tidak boleh berkumpul. Mungkin ini yang menjadi alasan mulai banyaknya warga yang datang ke sini (Alun-Alun, Red),” terangnya. (git/lis/bas)





Tinggalkan Balasan