alexametrics

Ratusan Santri Kembali ke Pondok

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo – Ratusan santri asal Wonosobo diberangkatkan ke Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Magelang kemarin (22/6/2020). Namun, sebelum para santri dilepas, Pemerintah Kabupaten Wonosobo memastikan kondisi santri dalam keadaan sehat.

“Sebanyak 261 santri ini kita berangkatkan ke Ponpes Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Magelang. Sementara untuk santri yang akan berangkat ke pondok lain masih kita inventarisasi,” terang Bupati Wonosobo Eko Purnomo saat melepas ratusan santri di pintu gerbang Wisata Mandala.

Pihaknya  menyampaikan para santri setelah dipulangkan oleh Ponpes API Tegalrejo selama kurang lebih 3 bulan karena pandemi Covid-19. Per hari kemarin, mereka sudah mulai berangkat lagi untuk menimba ilmu agama di Tegalrejo dengan menggunakan tujuh bus.

Baca juga:  Rusak Parah Dibantu Rp 15 Juta

“Setelah kita periksa satu per satu para santri dalam kondisi sehat. Maka kita berangkatkan dengan tujuh bus yang difasilitasi oleh pemerintah daerah melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19,” katanya.

Menurutnya itu sesuai maklumat dari ponpes tersebut. Maka sudah menjadi kewajiban Pemkab untuk melakukan pendampingan kepada para santri. Hal tersebut berlaku kepada seluruh santri yang hendak berangkat ke pondok masing-masing.

“Intinya selalu jaga kesehatan, terapkan protokol kesehatan dalam keseharian. Seperti menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun di air yang mengalir, istirahat yang cukup,” pesan Eko.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Wonosobo Isnanto memastikan para santri dalam kondisi sehat saat diberangkatkan ke  API Tegalrejo. Dengan memenuhi protokol pemerintah dan maklumat Tegalrejo, seperti penggunaan masker, membawa surat keterangan.

Baca juga:  Penutupan Jalan Pasar Induk Tuai Pro Kontra

“Sebelum itu kita juga telah menginstruksikan jika sebelum berangkat untuk melaksanakan karantina mandiri yang ditandatangani pemerintah desa dan surat keterangan sehat dari Dinas Kesehatan,” terangnya. (git/lis/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya