alexametrics

Atap Kios Dibawa Angin

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, WONOSOBO – Hujan lebat dan angin kencang yang terjadi di Wonosobo merusak sejumlah bangunan semipermanen di Terminal Mendolo. Lima atap kios yang terbuat dari bambu di komplek itu rusak berat akibat terbawa angin kencang. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini

“Saat kejadian kita sedang berada di rumah. Karena ketika kejadian berlangsung itu saat masuk waktu istirahat salat Jumat. Jadi kebanyakan pemilik kios sedang berada di rumahnya,” terang salah satu pemilik kios yang terdampak angin kencang Budi Hartono Jumat (14/2).

Ia menjelaskan, tempat yang sehari hari untuk berjualan soto golak itu, kerusakannya paling parah. Atap kios yang terbuat dari susunan bambu dan seng terbang terbawa angin hingga menyangkut di salah satu tiang listrik.

Baca juga:  Satu Bulan 150 Kejadian Bencana di Kabupaten Magelang

“Di antara lima kios yang lain, yang paling parah ya milik saya ini. Karena yang lain itu paling beberapa atapnya saja yang ikut terbang. Kalau kios saya semua atap ikutan terbawa,” katanya sembari menatap kiosnya yang rusak.

Budi dan istrinya mengaku telah menempati kios tersebut sejak 2015 lalu. Baru kali ini kiosnya porak poranda diterjang angin kencang. “Setahu saya ini yang paling parah selama beberapa tahun terakhir di area ini. Sebelumnya aman-aman saja kok,” tuturnya.

Biasanya tempat tersebut digunakan untuk istirahat para wisatawan di Wonosobo. Namun saat kejadian kondisi kios memang sepi. Sebab berdekatan dengan waktu salat Jumat. “Biasanya banyak para wisatawan yang mangkal di sini karena terminalnya kan di bawah. Sambil menunggu bis banyak yang nongkrong. Tapi kebetulan saat terjadi dalam kondisi sepi,” jelasnya. Setelah hujan mulai reda, para pedagang membenahi kios masing-masing.

Baca juga:  Minta Data Akurat Masjid-Musala

Angin kencang tak hanya menerjang kios pedagang di terminal Mendolo. Tak jauh dari lokasi, satu bengkel mobil juga rusak berat. Hampir seluruh atap di bengkel tersebut terbang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonosobo M Zulfa AAK mengingatkan warga agar selalu waspada. Sebab bencana terjadi tidak mengenal waktu. Kesiapsiagaan warga menjadi kunci untuk menekan jumlah korban jiwa saat terjadi bencana.

Apalagi saat datang musim hujan, Wonosobo selalu dihantui bencana tanah longsor dan angin kencang. “Sama besar potensinya. Untuk itu, warga harus selalu siap dan sigap saat terjadi sesuatu. Jangan takut untuk langsung melapor kepada petugas terdekat,” jelasnya. (git/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya