alexametrics

Sistem Penindakan dan Pencegahan Koruspi Dinilai Masih Buruk

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Dewan Pengurus Daerah Gerakan Masyarakat Perangi Koruspi (DPD GMPK) menilai penanganan kasus korupsi masih belum tepat sasaran. Sistem yang dianggap masih buruk menjadi alasan terjadinya perilaku koruspi di pusat dan daerah.

“Selama ini pemberantasan dan penindakan itu hanya dipermukaan saja. Padahal menurut kami, korupsi itu seperti gunung es. Yang tampak dipermukaan itu kecil. Padahal yang dibawah gunung es adalah yang paling besar,” terang Ketu DPD GMPK, Idham Cholid saat dimintai keterangan sejumlah wartawan Kemarin (10/2).

Dirinya menilai bahwa selama ini penanganan kasus korupsi dilakukan dengan dua model. Yang pertama berkaitan dengan pemberantasan yang dilakukan oleh Aparat Penegak Hukum (APH) itu selalu represif. Di mana harapannya dapat memberikan efek jera.

Baca juga:  Komitmen Majukan Lembaga Agama

“Tapi yang terjadi malah kasus korupsi terus saja bermunculan. Tidak menimbulkan efek jera bagi para pelakunya,” katanya.

Kemudian ada model pencegahan. Di mana proses ini dilakukan untuk membudayakan tata nilai anti korupsi juga membangun sistem. Sistem tersebut dibuat untuk mencegah perilaku koruptif.

“Nah persoalannya, hal itu yang selama ini masih belum tercipta dengan baik. Maka reorientasi pencegahan ini yang perlu dipadukan,” ungkapnya.

Maka menurutnya mulai dari sistem perencanaan penganggaran haruslah jelas. Proses pelaporan LKHPN yang terus di perbaharui. Sehingga hal tersebut bisa dideteksi sedini mungkin jika terjadi penyelewengan.

Sementara itu, Bupati Wonosobo Eko Purnomo mengaku bahwa sampai saat ini kebijakan yang dilakukan telah sesuai dengan arahan UU dan serangkaian aturan yang dibuat. Dengan cara menekan perilaku koruptif dari penyelenggara negara.

Baca juga:  Tebing Desa Tambi Longsor, Puluhan Warga Diungsikan

“Seperti ada penandatangan pakta integritas bagi setiap ASN. Kemudiab meberi penilaian terhadap kinerja ASN lewat Sakip. Itu semua sudah kita usahakan,” terangnya.

Namun yang paling penting saat berbicara mengenai korupsi menurut Eko sendiri harus diawali dari setiap warga itu sendiri. Dengan melakukan budaya yang tertib, baik dan jujur.

“Maka dengan melihat adanya GMPK yang ikut dan terlibat aktif dalam memberikan pengawasan terhadap kinerja pemerintah,”pungkasnya.(git/ap)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya