Dua Hari, Longsor di Lima Lokasi

87
SIGAP : Masyarakat dan petugas bekerjasama membersihkan material longsor di Betengsari Wonosobo Timur. (Dok Humas BPBD For Jawa Pos Radar Kedu)
SIGAP : Masyarakat dan petugas bekerjasama membersihkan material longsor di Betengsari Wonosobo Timur. (Dok Humas BPBD For Jawa Pos Radar Kedu)

RADARSEMARANG.ID, WONOSOBO – Hujan lebat beberapa hari ini yang melanda wilayah Wonosobo menyebabkan tanah longsor di beberapa tempat. Setidaknya ada lima tempat yang terkena bencana longsor dalam dua hari terakhir.

“Data masuk di kita sejak hari Sabtu dan Minggu lalu,” terang Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo Zulfa AAK, Senin (13/1).

Tebing setinggi 15 meter longsor dan menutup jalur jembatan di jalan Raya Kaliwiro – Wadaslintang tepatnya di Desa Tracap. Di Desa Jetis Pacarmulyo, Leksono, tebing sepanjang 50 meter dan tinggi 30 meter longsor dan memutus aliran air. Selanjutnya di Betengsari Kelurahan Wonosobo Timur, tanah longsor merusak pangkalan ojek. “Ketiganya terjadi pada hari Minggu lalu,” jelasnya

Selain itu, longsor terjadi di Dusun Kerkop RT 01 RW 05, Kelurahan Wonosobo Barat, Kecamatan Wonosobo. Serta di waktu yang hampir bersamaan, longsor juga terjadi di Desa Duren sawit Kecamatan Leksono. Saluran irigasi di lokasi ini meluap dan merusak fondasi jalan yang baru dibangun 4 bulan lalu. “Namun beruntung dari sekian kejadian longsor yang menimpa di beberapa titik itu tidak ada satupun korban jiwa,” lanjutnya.

Dirinya melanjutkan, Wonosobo sangat rentan terhadap bencana tanah longsor. Untuk itu Zulfa meminta kepada masyarakat untuk tetap waspada saat terjadi hujan lebat. Sehingga saat terjadi tanah longsor tidak sampai memakan korban jiwa. (git/ton)

Tinggalkan Balasan