alexametrics

Terbesar di Dieng, Arca Ganesha 1,4 Meter Ditemukan Terkubur Tanah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, WONOSOBO – Warga Dieng kembali digegerkan dengan penemuan berbagai situs dan ornamen candi di komplek pertanian Desa Dieng Wetan Kecamatan Kejajar. Penemuan tersebut dianggap menjadi bagian penting oleh Juru Pelihara Balai Pelestarian Jawa Tengah (BPJT).

“Karena beberapa penemuan itu baru ditemukan di Dieng. Seperti Arca Ganesha yang ditemukan itu adalah arca terbesar yang pernah ada di Dieng. Sebelumnya kita pernah menemukan tapi tidak sebesar ini,” terang Ketua BPJT Tusar, Minggu (29/12).

Arca Ganesha tersebut ditemukan tidak dalam keadaan utuh. Sebab saat pertama kali ditemukan pada Jumat (27/12) tanpa tangan dan kepala. Tapi ukurannya tergolong luar biasa, tinggi mencapai 1,4 meter dan diameter 1,2 meter.

Baca juga:  PRSI Wonosobo Siap Cetak Perenang Lagi

“Kita akan datang mengerahkan anggota lebih banyak besok untuk melanjutkan penemuan ini. Karena katanya di sana banyak ditemukan bebatuan lain,” terangnya.

Kepala UPT Pengelolaan Objek Wisata Dieng Aryadi Darwanto mengatakan, arca Dewa Pengetahuan dalam ajaran Hindu tersebut ditemukan petani yang sedang mencangkul untuk menanam kentang. Petani tersebut mengira awalnya adalah batu biasa. Namun saat akan diambil dan disingkirkan ternyata berat. “Terus digali, ternyata ada patung. Kemudian lapor ke kita dan kita lanjutkan pencarian,” katanya.

Arca tersebut berbeda dengan arca yang pernah ditemukan sebelumnya. Sebab dalam tubuh arca terdapat motif batik teratai. Yang itu tidak pernah ditemukan sebelumnya. “Ada arca yang mirip seperti arca ini itu hanya di Klaten. Kalau sebelumnya tidak pernah ada arca yang ada batiknya memang,” lanjutnya.

Baca juga:  Teler Bareng, Remaja Diciduk Tim Hero

Selain menemukan arca yang digali sedalam 1,8 meter, pihaknya juga menemukan batu bata dan atap candi yang tidak jauh dari lokasi penemuan awal. Batu bata tersebut menurutnya juga aneh. Sebab baru pertama kali ini terdapat batu bata di kawasan Dieng. “Sebelumnya tidak pernah kita temukan batuan semacam ini di daerah dieng. Ini sesuatu yang sulit kita cari garis liniernya. Sebab dari sejarah yang kita pahami, Dieng bukan sebagai tempat pembuatan batu bata ini,” bebernya. (git/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya