alexametrics

Non-Unggulan Indoraya Melaju Final

DJARUM FOUNDATION KEJURKAB PBSI CUP XX WONOSOBO 2019

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, WONOSOBO – Pemain non-unggulan kelompok usia tunggal anak dan tunggal remaja putra melaju ke final Djarum Foundation Kejurkab PBSI Cup XX Wonosobo 2019.

Hasil kejutan ini berlangsung dalam laga empat besar yang berlangsung senin (23/12) sore di Gedung Serba Guna (GSG) Tobong, Kertek, Jalan Parakan Km 01. Pemain non-unggulan tunggal anak putra, Najwan dari klub Perkumpulan Bulutangkis (PB) Indoraya, menjadi finalis setelah mengalahkan rekan satu klubnya, Ardhi. Najwan memenangi laga 21-10, 21-15. Meski kalah, Ardhi juga patut mendapat apresiasi, karena mengandaskan unggulan dua Baraka (PB ABS) di delapan besar.

Sedangkan satu tiket final lainnya disabet oleh Samuel, unggulan satu dari PB BST. Laga final ini akhirnya dimenangkan Samuel. Setelah bermain rubbet set 21-11, 19-21, 21-10.

Baca juga:  Ratusan Pengendara Abaikan Prokes
SEMI FINAL-Pertandingan semifinal ganda dewasa yang berlangsung Senin (23/12) sore.   (Sigit Rahmanto/Jawa Pos Radar Kedu)
SEMI FINAL-Pertandingan semifinal ganda dewasa yang berlangsung Senin (23/12) sore.
(Sigit Rahmanto/Jawa Pos Radar Kedu)

Pada kelompok tunggal remaja putra, non-unggulan Herles dari PB Indoraya, melangkah ke babak puncak dengan mengandaskan Adi, unggulan dua yang juga dari PB Indoraya. Sedangkan satu tiket final lainnya, digenggam oleh unggulan satu Zanuar (PB ABS). Berlanjut final, Herles mampu membuktikan diri yang terbaik. Mengalahkan Yanuar dengan dua set langsung 21-15, 21-19.

Pelatih Indoraya Adiet Tyanto Wibowo memaparkan pencapaian dua pemain binaan klubnya yang berhome base di Desa Sempol, Kecamatan Kalikajar ini, diakui memang diluar prediksi. Hal ini terkait posisi di seeded pertandingan, dan materi masing-masing pemain tersebut.

“Memang tidak disangka Najwan bisa nembus final. Soalnya dia main naik tingkat ke usia anak-anak, sementara umurnya masih kategori usia dini. Kalau lihat waktu main final tadi, sebenarnya Najwan punya peluang juara satu. Dia bisa memberi perlawanan sampai rubber set. Tapi kalah power dan usia karena dibawah lawannya,” papar Adiet didampingi coach Bagus dan coach Andi, dua pelatih lainnya dari PB Indoraya, disela pertandingan sore kemarin.

Baca juga:  Kabupaten Kudus Dominasi Juara

Mengenai Herles, lanjut coach Bagus, kemampuannya memang siap tampil di tunggal remaja. Meski bertanding tidak menempati posisi seeded unggulan. “Semifinal Herles menang rubber set dari teman satu klubnya di posisi unggulan dua. Dari sini, kita cukup optimistis bisa mengatasi babak final. Daya juangnya bagus. Untuk pencapaian di kejurkab ini, Indoraya total meraih 15 juara. Meliputi 5 emas, 5 perak dan 5 perunggu ,” jelasnya. (git/fiq/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya