Wonosobo Gudangnya Atlet Bulutangkis

DJARUM FOUNDATION KEJURKAB PBSI CUP XX WONOSOBO 2019

410
RESMI DIBUKA: Ketua Panitia Kejurkab PBSI Cup XX Slamet Prayitno mempersiapkan atlet dan ofisial mengikuti upacara pembukaan, Jumat pagi kemarin. (SIGIT RAHMANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RESMI DIBUKA: Ketua Panitia Kejurkab PBSI Cup XX Slamet Prayitno mempersiapkan atlet dan ofisial mengikuti upacara pembukaan, Jumat pagi kemarin. (SIGIT RAHMANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, WONOSOBO – Sebanyak 205 pebulutangkis Kabupaten Wonosobo mengikuti kejuaraan Djarum Foundation Kejurkab PBSI Cup XX Wonosobo 2019, yang bergulir sejak Jumat (19/12) kemarin, di Gedung Serba Guna (GSG) Tobong, Kertek, Jalan Parakan Km 01. Kejuaraan ini akan berlangsung hingga 23 Desember 2019 mendatang.

Sebagian besar peserta merupakan pemain binaan klub Ketua Panitia Pertandingan, Slamet Priyanto, memaparkan, hampir semua atlet yang berlaga pemain dari Perkumpulan Bulutangkis (PB) di berbagai wilayah di Wonosobo. “Peserta kelompok usia dari klub – klub prestasi. Target kami memang mengharapkan seluruh atlet binaan klub prestasi itu mengikuti kejuaraan. Sebagai ajang pembinaan dan pembibitan. Kalau untuk peserta Dewasa dan Veteran, beberapa diantara dari kelompok bulutangkis di desa-desa,” paparnya usai upacara pembukaan kejuaraan kemarin.

Klub – klub prestasi peserta kejuaraan, yaitu PB ABS, PB Indoraya, PB BST, PB Baker, PB Tunas Perkasa, PB Bina Muda, PB Ultras Junior, PB Galang. Menurut Slamet, PB Ultras Junior dan PB Galang merupakan klub baru. “Dua klub ini belum ada setahun berdiri, baru dua kali ini ikut kejurkab. Semoga terus eksis dan mencetak pemain – pemain muda yang handal,” papar Sekretaris Pengurus tingkat Kabupaten (Pengkab) PBSI Wonosobo ini.

Pelaksanaan kejuaraan tingkat kabupaten seri kedua di tahun 2019 ini, kemarin dilangsung dengan diawali upacara pembukaan. Dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Wonosobo, Afif Nur Hidayat, beberapa perwakilan instansi terkait, atlet peserta dan ofisial.

Ketua DPRD Kabupaten Wonosobo, Afif Nur Hidayat yang datang membuka kegiatan tersebut menjelaskan, pihaknya apresiatif terhadap apa yang dilakukan oleh Pengcab dan Djarum Foundation dalam kejuaraan ini. Yakni intens melakukan pembinaan pada atlet muda di Wonosobo. “Saya kira event semacam ini perlu untuk terus dikembangkan. Mengingat semangat anak anak sebenarnya besar pada olah raga ini,” ungkapnya.

Pelaksaan Kejurkab, sambung Afif, bisa menjaring pebulutangkis yang punya potensi. Sebab, kebanyakan dari para atlit ini masih berstatus sebagai murid di sekolahan. “Jika ada anak yang berprestasi, maka secara otomatis akan membawa nama harum dari Sekolah itu dan pemerintah kita sendiri juga kan,” paparnya. (git/fiq/bas)