alexametrics

Tarik Investor, Bupati Wonosobo Lakukan Ini

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, WONOSOBO – Bupati Wonosobo Eko Purnomo siap merevisi sejumlah aturan agar iklim investasi di Wonosobo lebih berkembang. Hal tersebut  sebagai upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam memudahkan masuknya investasi ke kota dingin ini.

Untuk itu, pihaknya akan membuka seluas-luasnya bagi para investor. Dengan menyamakan visi dengan pemerintah pusat. “Bahwa Pemkab harus bisa memberikan pelayanan investasi yang mudah, cepat, dan tepat,” katanya dalam acara coffee morning bersama Forkopimda kemarin,

Dia melihat ada beberapa peluang yang sebenarnya bisa dilakukan untuk mencipkatan iklim investasi tumbuh. Salah satunya dengan mendorong para pelaku usaha agar tertarik menginvestasikan usahanya di Wonosobo.

“Jadi saat ini kita lebih mendorong pada investasi yang dilakukan oleh swasta. Sebab jika dengan pemerintah akan banyak terganjal dalam regulasi,” terangnya

Baca juga:  Sudah Tak Punya Pangkalan, Nasib Delman Terus Tersingkir

Menurut bupati ada dua sektor usaha yang sebenarnya masih cukup menjanjikan untuk dikembangkan. Utamanya dalam sektor usaha pertanian dan pariwisata yang selama ini masih kurang maksimal untuk digarap.

“Padahal kalau berbicara soal pertanian dan pariwisata bukan hanya bicara di lingkup kabupaten saja. Tapi juga di desa-desa. Sehingga ini bisa menjadi lebih maksimal,” katanya.

Di tahun 2019 jumlah investor yang datang ke Wonosobo belum banyak. Namun hal ini tak menutup kemungkinan dengan adanya sejumlah investasi besar yang akan masuk di Jawa Tengah. Sedangkan hasil rakor investasi di Jawa Tengah, Kabupaten Wonosobo masuk zona penyangga untuk sektor industri.

“Tinggal bagaimana kita mempublis setiap potensi yang kita miliki. Untuk kita bawa dalam forum forum investasi di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.

Baca juga:  Eko Prasetyo Calon Ketua DPRD

Namun di sisi lain adanya anggapan dari para  pengusaha yang mengaku kesulitan mendapatkan izin usaha di Kabupaten Wonosobo. Hal ini lantaran pengajuan proses perizinan dianggap masih berbelit-belit. “Pemerintah akan selalu terbuka dan akan selalu merevisi,” tegasnya..

Hal tersebut menurutnya sudah sesuai dengan arahan dari presiden. Sebab dari pesan yang disampaikan bahwa yang paling penting untuk diperhatikan itu mengenai konsep tata ruang. “Kunci utamanya di situ. Jangan sampai menyalahi tata ruang. Dan terkait tata ruang ini kan datanya di pusat sudah ada,” lanjutnya.

Sementara kepolisian akan menjamin setiap investor yang datang ke Wonosobo. Polres Wonosobo menurutnya harus berperan serta dalam pembangunan daerah, termasuk memberikan pendampingan atau pengawalan terhadap masalah investasi.

Baca juga:  Satgas Bubarkan Kerumunan di Alun-Alun Wonosobo

“Ada dua kebijakan strategis, yang harus kita dukung. Salah satunya  iklim investasi yang kondusif. Kita awali, sesuai arahan  kapolda, untuk segera melangkah, menyamakan persepsi dan visi sebagai daerah yang ramah investasi,” kata Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras.

Komitmen Polres Wonosobo di antaranya tidak mengganggu, mengawal dan mengamankan sekaligus cipta kondisi yang berpengaruh kepada investor. (git/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya