alexametrics

Pemkab Bakal Tata Usaha Tambang Liar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, WONOSOBO – Merespon pernyataan Gubernur Jawa tengah beberapa hari yang lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo bakal serius menata tambang. Sebab, Pemkab enggan jika hanya menerima kerusakan lingkungan akibat pertambangan liar.

“Jadi kita akan merespon apa yang terjadi di lapangan. Tambang itu akan kita tata,” kata Sekda Wonosobo One Andang Wardoyo setelah menggelar rapat bersama jajaran OPD di Aula Bappeda, Kamis (31/10) sore.

Ia masih belum mengetahui hal apa saja yang perlu ditata mengenai tambang. Hanya, pihaknya telah berkomitmen untuk mencegah kerusakan lingkungan terus meluas dan semakin parah.¬†Setelah ini Pemkab akan bertemu jajaran Forkopimda untuk mencari solusi terbaik dalam menyelesaikan masalah tersebut. “Minggu depan rencana kita ketemu. Semoga dari pertemuan itu menghasilkan solusi untuk tata kelola bisa leboh cepat,” katanya.

Baca juga:  DPMPTSP Kabupaten Wonosobo Siapkan Gerai Pelayanan Publik

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Wonosobo Tarjo mengungkapkan, Pemkab masih harus menggali informasi galian lebih detail. “Karena itu masih di camat masing-masing. Kita belum mendapatkan secara pastinya ada berapa,” tuturnya.

Ia mengaku perlu mencontoh Kabupaten Temanggung yang berani menutup usaha pertambangan galian C. Hanya saja, Pemkab perlu berhitung. Jangan asal menutup. Sebab, masih banyak orang yang bekerja dan terlibat di galian itu. “Sehingga saat kita mencari solusi justru tidak menambah beban lagi,” jelasnya. (git/ton)

BAHAS GALIAN : Sejumlah OPD melakukan rapat pembahasan penyelesaian tambang liar di ruang aula Bappeda Wonosobo, Kamis (31/10). (Sigit Rahmanto/Radar Kedu)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya